<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="90100">
 <titleInfo>
  <title>PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PENANGGULANGAN KEMISKINAN DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Subhan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  peranan   pengeluaran   pemerintah terhadap  penanggulangan kemiskinan di Indonesia.  Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan  data  sekunder   periode   1998-2009  yang   bersumber  dari   Badan   Pusat Statistik:.  Data dianalisis  dengan  pendekatan deskriptif dan kuantitatif melalui  penyajian dan penyusunan data ke dalam tabel.&#13;
Pengujian penelitian ini menggunakan model regresi  linier sederhana. Hasil penelitian   ini menunjukkan  bahwa  pengeluaran  pemerintah  berhubungan  negatif dan signifikan terhadap jumlah penduduk  miskin di Indonesia dengan  tingkat  keyakinan 95 persen   (? =0,05).   Ini    berarti   bahwa   peningkatan   pengeluaran   pemerintah   akan mengurangi jumlah penduduk miskin  di Indonesia. Koefisien regresi  untuk pengeluaran pemerintah (?1) adalah  -1,164E-8, artinya  setiap  bertambahnya pengeluaran pemerintah sebesar   Rp  100.000.000.000  maka  jumlah  penduduk  miskin   akan  berkurang  sebesar 1.164   jiwa.   Model   hubungan  pengeluaran  pemerintah  dengan   kemiskinan   adalah sebagai  berikut;  Np  = 44554334,23 - 1,164E-8Ge&#13;
Oleh   sebab   itu,  kepada   pemerintah  diharapkan  lebih   mampu  menciptakan program-program pengentasan kemiskinan yang lebih efektif dan efisien  sehingga dapat mengurangi jumlah penduduk miskin  yang  lebih  cepat.  Masyarakat miskin  diharapkan dapat memanfaatkan program-program yang diadakan  pemerintah untuk peningkatan kesejahteraan hidup.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>90100</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-04-15 14:33:37</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-15 14:34:04</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>