HUBUNGAN KAUSALITAS INFLASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN KAUSALITAS INFLASI DAN PERTUMBUHAN EKONOMI DI NANGGROE ACEH DARUSSALAM


Pengarang

Eri Stiar Rizky - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9911110375

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Tujuan penelitian ini adalah untuk rnengetab.ui hubungan kausalitas antara inflasi dan pertumbuhan ekonomi di Nanggroe Aceh Darussalam selama tahun 1980-2005 dan pengaruh inflasi terhadap pertumbuhan ekonorni di NAD selama tahun 1980-2005. Data penelitian berupa data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait, seperti Sadan Pusat Statistik, Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan, dan badan-badan lainnya serta dari berbagai sumber dan literatur yang terkait. Data sekunder tahun 1980 s.d 2005 meliputi laju inflasi, suku bunga, dan data pertumbuhan ekonomi yang dilihat dari perkembangan PDRB. Berdasarkan uji Kausalitas Granger kecenderungan variabel, penelitian ini memiliki hubungan kausalitas antara variabel inflasi dan pertumbuhan ekonomi yang rnemperlihatkan hubungan kausalitasnya bersifat dua arah (inflasi berhubungan terhadap pertumbuhan ekonomi, dan sebaliknya, pertumbuhan ekonomi berhubungan terhadap inflasi) dan signifikan, dengan nilai F-value
diperoleh sebesar 9,382 dan 8,001 lebih besar dari nilai F-tabel, yaitu 3,493 atau dengan nilai probabilitas bawah 0,05. Hubungan kausalitas antara variabel inflasi dan suku bunga juga memililci hubungan yang signifikan yang memperlihatkan hubungan kausalitasnya bersifat dua arah, dengan nilai F-value masing-masing diperoleh sebesar 7,654 dan 8,311 lebih besar dari nilai F-tabel, yaitu 3,493 atau dengan nilai probabilitas bawah 0,05. Hasil pengujian dengan menggunakan analisis regresi diperoleh koefisien determinan (R) berilai 0,299 yang menunjuk.kan bahwa 29,9 perse n proporsi perubahan di dalam pertumbuhan ekonomi di NAD yang dijelaskan oleh variabel inflasi. Dengan demikian, terdapat 70,l persen lagi proporsi pertum buhan ekonomi yang dijelaskan oleh variabel•
variabel lain di luar model. Koefisien korelasi R sebesar 0,547 menggambarkan bahwa variabel inflasi memiliki keeratan hubungan terhadap pertumbuhan ekonomi di NAD sebesar 54,7 persen.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK