ANALISIS KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTARA KABUPATEN BIREUEN DAN KABUPATEN ACEH TENGAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS KETIMPANGAN PENDAPATAN ANTARA KABUPATEN BIREUEN DAN KABUPATEN ACEH TENGAH


Pengarang

Mukhlis - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

9911110392

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Adapun yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ketimpangan pendapatan antara Kabupaten Bireuen dengan Kabupaten Aceh Tengah. Penelitian ini dilakukan di dua kabupaten yaitu Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Aceh tengah. Sementara data yang digunakan adalah data sekunder, seperti data pendapatan per kapita, dan Produk Domestik Regional Bruto yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik daerah Nanggroe Aceh Darussalam, Pustaka Universitas Syiah Kuala dan sejumlah Laporan dan Literatur terutama dari beberapa dinas dan instansi terkait yang berkaitan dengan topik skripsi ini, seperti Badan Pembangunan Daerah. Kurun waktu yang dianalisis adalah dengan periode waktu penelitian dari tahun 2000 sampai tahun 2004.
Untuk melihat arah ketidakseimbangan pembangunan antar wilayah yang terjadi digunakan formula Koefisien Williamson.Dari Hasil pengujian koefisien Williamson menggambarkan bahwa Koefisien Williamson relatif mendekati angka nol baik di Kabuputen Bireuen maupun di Kabupaten Aceh Tengah.
Hasil pengujian koefisen Williamson di Kabupaten Bireuen dan Kabupaten Aceh tengah maka dapat disimpulkan bahwa pembangunan di kedua Kabupaten tersebut relatif seimbang dan pendapatan masyarakat juga relatif lebih merata.Ketidakseimbangan pembangunan antar Kabupaten tidak boleh dibiarkan hal ini akan mengakibatkan terjadinya perbedaan kemajuan ekonomi antar Kabupaten yang pada akhirnya juga akan berdampak terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat masing- masing kabupaten. Setelah adanya otonomi khusus saat ini maka diharapkan setiap pemerintah daerah supaya mampu melakukan pembangunan yang merata dan seimbang sehingga tingkat ketimpangan pendapatan semakin rendah dengan demikian akan meningkatkan tingkat kesejahteraan.







Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK