<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="90061">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH TINGKAT BUNGA DAN PENDAPATAN TERHADAP PERMINTAAN UANG DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurlaili</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh  tingkat bunga  dan pendapatan terhadap permintaan uang di Indonesia, 1990-2008. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan lingkup penelitian terbatas pada masalah moneter tentang tingkat bunga dan pendapatan yang mempengaruhi permintaan uang   di Indonesia.  Penelitian ini menggunakan data  sekunder tahun 1990 sampai dengan 2008 dari berbagai  instansi pemerintah antara lain BPS, BI dan literatur lainnya. Adapun model analisis yang digunakan  dalam penelitian ini adalah multiple  regression dengan formulasi:&#13;
Y=?0+ ?1X1+?2X2+…..+ ?nXn+e1&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat bunga dan pendapatan berpengaruh singifikan terhadap permintaan uang di Indonesia. Koefisien regresi tingkat bunga (r) sebesar -1.816,486  artinya setiap  l  persen perubahan tingkat bunga  menyebabkan penurunan JUB scbesarRp 1.816,486 milyar.  Koefisien regresi Produk Domestik Bruto (Y) sebesar 0,180 artinya sebesar Rp 1  Milyar perubahan  PDB akan menyebabkan peningkatan permintaan uang sebesar Rp 0,180 milyar. Sementara koefisien determinasi diperoleh sebesar 0,824 artinya sebesar 82,4 persen perubahan dalam variabel terikat dijelaskan oleh perubahan-perubahan  dalam faktor-faktor  tingkat  bunga (r)  dan PDB (Y), sedangkan selebihnya sebesar 17,6 persen dijelaskan oleh faktor-faktor diluar dari &#13;
variabel penelitian ini,seperti tingkat inflasi    maupun   pertumbuhan   ekonomi:Disarankan untuk mengurangi dampak inflasi,pemerintah memantau peredaran uang dalam masyarakat, sehingga  laju inflasi dapat  ditekan  serendah mungkin dalam upaya mengurangi dampaknya terhadap tingkat harga.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>90061</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-04-13 10:20:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-13 10:20:32</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>