KONDISI SOSIAL EKONOMI NELAYAN DI KECAMATAN MESJID RAYA ACEH BESAR (STUDI KASUS PEMUKIMAN LAMNGA) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KONDISI SOSIAL EKONOMI NELAYAN DI KECAMATAN MESJID RAYA ACEH BESAR (STUDI KASUS PEMUKIMAN LAMNGA)


Pengarang

M. Riza Fahlevi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0701101020027

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Penelitian ini bertujuen untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi nelayan di Pemukiman Lamnga Kecamatan Mesjid Raya Aceh Besar. Responden penelitian adalah sebanyak 85 orang nelayan yang diambil secara acak (simple random sampling) dari 5 desa di Pemukiman lamnga Kecamatan Mesjid Raya Aceh Besar yang meliputi Desa Lamnga, Kp. Baro, Neuheun, Durung, Ladong. Pengumpulan data dilakukan dengan mengedarkan kuisioner dan wawancara langsung. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukan dari 85 orang nelayan tradisional yang menjadi responden, rata-rata pendapatan yang mereka peroleh dari pekerjaan sebagai nelayan berkisar antara Rp.20.000-40.000. Karena itu mereka memiliki pekerjaan lainnya selain sebagai nelayan. Setelah itu dilihat dari besarnya pengeluaran konsumsi, sebagian besar responden menyatakan menghabiskan dana berkisar antara 20.000-40.000 Rupiah per harinya, banyaknya dana yang diperlukan untuk biaya konsumsi karena banyaknya jumlah anggota keluarga responden yang harus di tanggung oleh responden, sementara yang menjadi tulang punggung hanya responden tersebut. Hal ini juga mengakibatkan sebagian besar anak-anak responden mengalami putus sekolah. Dari 85 orang responden, rata-rata menyatakan mereka memiliki anak yang sedang bersekolah, dan ada beberapa responden yang menyatakan mereka memiliki anak yang mengalami putus sekolah yang sebagian besar menyatakan karena masalah keuangan, dan membantu orang tuanya bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Selanjutnya dilihat dari kondisi fisik rumah yang mereka tempati, umumnya responden tinggal di rumah semi permanen, hanya sebagian kecil yang tinggal dirumah permanen dan kayu. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah kondisi sosial ekonomi nelayan tradisional di Pemukiman lamnga Kecamatan Mesjid Raya Aceh Besar menunjukan kualitas kehidupan yamg rendah. Berpedoman kepada standar kemiskinan menurut UNDP dan Kriteria kemiskinan menurut Sajogyo mereka adalah masyarakat nelayan yang relatif miskin.



Keyword : Kondisi Sosial Ekonomi Nelayan






Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK