<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89964">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENDAPATAN TENAGA KERJA MIGRASI NON PERMANEN DI ORGANISAS INTERNASIONAL NON PEMERINTAH (NGO-ASING) PASCA TSUNAMI DI ACEH (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>DI KOTA BANDA ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mutia Mufti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini membahas  permasalahan tentang  pendapatan  tenaga  kerja yang berstatus  kontrak (migrasi  non  permanen)  di  lingkungan  NGO  Asing  di Banda Aceh.Adapun  tujuan penelitian ini adalah  untuk  mengetahui  pengaruh usia, pendidikan dan keterampilan terhadap pendapatan tenaga kerja tersebut.&#13;
Penelitian  ini dilakukan di  5 NGO Asing di kota  Banda Aceh yaitu World vision, Care Internasional, Habitat Internasional, Oxfam, dan Canadian  Red Cross (CRC). Adapun data yang  digunakan dalam penelitian  ini bersifat sekunder yang bersumber dari  BPS dan data  bersifat primer dengan cara menyebarkan daftar pertanyaan  (kuisioner),   kemudian    data  diproses  dngan  menggunakan  tehnik Analisis Linier Berganda dengan peralatan SPSS.Berdasarkan   hasil  penelitian  dan  pembahasan  dapat  disimpulkan  bahwa variabel   pendidikan   berpengaruh  positif  dengan  variabel   pendapatan   karena dengan  meningkatnya pendidikan   I  tingkat  maka  akan menaikkan  pendapatan sebesar Rp 1.228.257  per bulan.  Demikian pula pada variabel  keterampilan  yang mempunyai pengaruh positif variabel pendapatan. Dengan menggunakan Dummy, maka   tenaga  kerja  yang   terampil   akan  mendapatkan  pendapatan   lebih  dari Rpl.882.967  per bulan. Sedangkan tenaga kerja yang tidak terampil maka hanya akan mendapatkan  pendapatan  Rpl1.882.967  per bulan. Dan untuk variabel umur tidak   berpengaruh  dengan  variabel   pendapatan  dengan  koefisien   korelasi  (R) 0.726 yang artinya bahwa antara ketiga variabel berhubungan erat dengan variabel pendapatan.Berdasarkan permasalahan  yang  ada pada sat  melakukan penelitian maka penulis menyarankan  agar setiap tenaga kerja yang ingin bekerja di NGO-Asing perlu ditingkatkan produktivitasnya melalui  pendidikan baik formal maupun non formal sehingga dampaknya akan menjadikan  tenaga kerja lebih terampil. Dengan menjadikan   tenaga  kerja terampil  melalui  proses pendidikan, maka  pendapatan  tenaga kerja dapat ditingkatkan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89964</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-04-06 14:24:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-06 14:27:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>