Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH PENDAPATAN TERHADAP KONSUMSI PEDAGANG KAKI LIMA PASCA TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS PEDAGANG BAJU DI PASAR ACEH KOTA BANDA ACEH)
Pengarang
Jhony Syafwandhinata - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
9911110371
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendapatan terhadap konsumsi pedagang kaki lima pasca Tsunami di Kota Banda Aceh.Sesuai dengan masalah yang akan dibahas maka penarikan sampel dilakukan secara sample random sampling terhadap 50 % dari jumlah populasi sehingga jumlah responden sebanyak 100 pedagang kaki lima yang tersebar di kota Banda Aceh.
Pendapatan pedagang Kaki lima di Pasar Aceh di Kota Banda Aceh rata-rata sebcsar Rp.1.000.000-1.999.999 dengan perincian pengeluaran untuk kebutuhan pokok rata-rata tiap bulannya scbanyak Rp.400.000-499.99, dan rata-rata biaya pendidikan yang dikeluarkan olh pedagang Kaki lima di Pasar Aceh di Kota Banda Aceh tiap bulannya antara Rp.300.000-4,999.999,sementara biaya transportasi yang dikeluarkan oleh pedagang Kaki lima di Pasar Aceh di Kota Banda Aceh tiap bulannya rata -rata antara Rp.300.000-4.999.999, sedangkan biaya untuk pengeluaran listrik rata-rata tiap bulannya kurang dari Rp,99.999 dan rata-rata biaya pemakian air tiap bulannya kurang dari Rp.99.999. Dari hasil penelitian diperoleh persemaan akhir estimasi C = 2,591 + 0,229Y. Koefisien korclasi (R) scbesar 0,652 atau 65,2 % menggambarkan bahwa variabel pendapatan sangat erat hubungannya terhadap variabel konsumsi pedagang Kaki lima di Pasar Aceh di Kota Banda Aceh yaitu sebesar 62,2 % dan koefisien determinan (R) bcrilai 0,425 menunjukkan bahwa variasi konsumsi pedagang Kaki lima di Pasar Aceh di Kota Banda Aceh dapat dijelaskan oleh variabel pendapatan sebesar 42,5 %, dan selebih nya sebesar 0,575 atau 57,5 % dijelaskan oleh variabel lainnya seperti jumlah anggota keluarga, selera, dan kekayaan.
Diharapkan para pedagang Kaki lima di Pasar Acceh di Kota Banda Aceh dapat terus meningkatkan kinerjanya, yang pada akhirya dapat meningkatkan volume usaha yang dilakukan hal ini dapat dilakukan dengan menambah modal, dan strategi pemasaran untuk merrik minat beli dari konsumen.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA PASCA GEMPA DAN TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS PADA 40 ORANG PEDAGANG KAKI LIMA DI KOTA BANDA ACEH) (Furqan, 2021)
PERANAN PEDAGANG KAKI LIMA TERHADAP KONTRIBUSI SEMBAKO PASCA GEMPA DAN TSUNAMI DI KOTA BANDA ACEH (Muhammad Syah Putra, 2021)
PEDAGANG KAKI LIMA DI PASAR PEUNAYONG KOTA BANDA ACEH (SUATU TINJAUAN HISTORIS TAHUN 2003 - 2015) (Rizki Noviyuanda, 2018)
TINGKAT PENDAPATAN PEDAGANG KAKI LIMA DI KAWASAN KOTA BARU KECAMATAN KUTA ALAM (Mila Puspita, 2021)
POLA KONSUMSI PEDAGANG KAKI LIMA DAN PENGARUHNYA TERHADAP PENGEMBANGAN USAHA DI KOTA BANDA ACEH (STUDY KASUS PEDAGANG KAKI LIMA DI PASAR PEUNAYONG) (Eva Wahyuni, 2013)