Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PRAANGGAPAN DALAM IKLAN PRODUK KECANTIKAN DI YOUTUBE
Pengarang
Erma Zevira - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1706102010040
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (S1) / PDDIKTI : 88201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Berdasarkan latar belakang masalah rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimanakah praanggapan dalam iklan produk kecantikan di Youtube? dan bagaimanakah jenis-jenis praanggapan dalam iklan produk kecantikan di Youtube. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praanggapan dalam iklan produk kecantikan di Youtube dan mendeskripsikan jenis-jenis praanggapan dalam iklan produk kecantikan di Youtube?. Pada penelitian ini, penulis memilih 15 sumber data iklan produk kecantikan “Ponds Instabright Tone Up cream”, sampo “Pantene”, “Garnier Sakura White” booster serum, Fair and Lovely, losion “Citra Sakura Fair UV”, losion “Nivea Instant White” serum, deodorant “Nivea Whitening Silk Touch”, “Wardah Perfect Bright” creamy foam, Bedak “Wardah Lightening Two Way Cake”, Bedak “Maybelline Fit Me”, “Wardah Lightening Whip” facial foam, losion “Vaseline” body yogurt”, lipstik “Pixy” lip cream, “Perfect Bright” micellar water, “Perfect Bright” micellar water, dan Vitamin rambut “Ellips”. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat enam praanggapan dalam iklan produk kecantikan, yaitu (1) terdapat 26 praanggapan eksistensial yang ditandai dengan nomina, frasa nominal, keterangan tempat, dan keterangan waktu, (2) 20 praanggapan faktif yang ditandai oleh verba, frasa verbal, adjektiva, frasa adjektival, dan frasa numeral, (3) 7 praanggapan leksikal yang ditemukan beberapa praanggapan yang ditandai oleh ungkapan leksikal khusus yang menimbulkan praanggapan dengan pernyataan lain yang secara konsep tidak dinyatakan langsung di dalam tuturan, (4) 2 praanggapan nonfaktif yang ditemukan berupa praanggapan yang ditandai verba dan konjungsi, (5) 2 praanggapan struktural yang ditemukan berupa praanggapan yang ditandai oleh kata tanya, (6) 1 praanggapan konterfaktual yang ditemukan berupa kalimat yang kontradiktif dari tuturannya.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH IKLAN DAN CITRA MEREK TERHADAP PEMBELIAN ULANG PRODUK KECANTIKAN MEREK WARDAH PADA MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI FKIP UNIVERSITAS SYIAH KUALA (MAYSA DARA FHONNA, 2025)
PENGGUNAAN MAJAS OLEH AGEN IKLAN BERBASIS ONLINE DI INSTAGRAM (UMI AGUS FITRIANI, 2019)
PRAANGGAPAN DALAM INTERAKSI JUAL BELI DI PASAR TRADISIONAL KOTA BANDA ACEH (NURUL AFIFAH, 2023)
ANALISIS PRAANGGAPAN DALAM TUTURAN KELOMPOK PELELANGAN IKAN DI TPI SAWANG BA’U (Miftahuddin, 2025)
KECANTIKAN SEBAGAI IDEAL SELF PEREMPUANRN(STUDI KASUS DI KLINIK AZQIARA, KECAMATAN BAITURRAHMAN, BANDA ACEH) (NURUL AFIFAH, 2023)