Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
FORMULASI SUSPENSI PELET TRICHODERMA SPP. DALAM MENGHAMBAT CENDAWAN SYNCHITRIUM POGOSTEMONIS PENYEBAB PENYAKIT BUDOK PADA BIBIT NILAM
Pengarang
Marhamah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1605109010015
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Proteksi Tanaman (S1) / PDDIKTI : 54295
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tanaman nilam (Pogostemon cablin Benth) merupakan tanaman penghasil minyak atsiri yang dijadikan sebagai sumber pendapatan bagi banyak petani di indonesia. Ketelitian dalam memilih bibit adalah salah satu faktor utama penting dalam persiapan penanaman nilam. Di beberapa sentra pengembangan nilam saat ini penyakit budok merupakan masalah serius yang selalu ditemukan. Trichoderma spp. dapat dimanfaatkan sebagai agensia hayati dan memberikan pengaruh positif dalam mengendalikan penyakit tanaman, karena cara ini lebih unggul dibanding pengendalian berbasis fungisida. Oleh sebab itu pengendali hayati penyakit budok dengan menggunakan formulasi suspensi pelet Trichoderma spp. sebagai efektifitas kinerja agen hayati serta mempunyai tujuan untuk memudahkan aplikasi dan distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan formulasi suspensi pelet Trichoderma spp. dalam menghambat cendawan Synchitrium pogostemonis penyebab penyakit budok pada bibit nilam.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan Jurusan Proteksi Tanaman, di NINO Park, dan di kebun percobaan ARC, Universitas Syiah Kuala. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial dengan 6 perlakuan terdiri dari 3 unit percobaandan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 72 unit percobaan. Pelet Trichoderma spp. diaplikasikan dengan cara disemprot dengan dosis 2,5 gr/100ml. Peubah yang diamati meliputi masa inkubasi, tinggi tanaman nilam, jumlah daun nilam, jumlah tunas pada tanaman nilam, intesitas serangan penyakit, berat basah dan berat kering.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi pelet Trichoderma spp. mampu menghambat cendawan Synchitrium pogostemonis pada bibit nilam berdasarkan hasil pengamatan masa inkubasi dan intesitas serangan. Formulasi suspensi pelet Trichoderma harzianum mampu meningkat pertumbuhan tanaman nilam terhadap tinggi tanaman, jumlah daun, dan jumlah tunas pada 42 HST namun tidak berpengaruh terhadap peubah berat basah dan berat kering.
Tidak Tersedia Deskripsi
EFIKASI DOSIS PELET TRICHODERMA HARZIANUM DALAM MENEKAN SERANGAN PENYAKIT BUDOK (SYNCHYTRIUM POGOSTEMONIS) PADA TANAMAN NILAM (POGOSTEMON CABLIN BENTH.) (Tiara Kusuma Pertiwi, 2017)
POTENSI DAUN KATUK DAN LAMTORO SEBAGAI NUTRISI CENDAWAN TRICHODERMA SP. PADA PELET MEDIA TUMBUH DALAM MENEKAN PERTUMBUHAN PATOGEN TULAR TANAH (Zikriah, 2016)
KEMAMPUAN KOMPOS LIMBAH AMPAS NILAM DENGAN BIODEKOMPOSER TRICHODERMA SPP DALAM MENGHAMBAT PERKEMBANGAN PENYAKIT BUDOK (SYNCHTRIUM POGOSTEMONIS) PADA BIBIT NILAM (Ramadani Syapitra, 2021)
KOMBINASI JENIS BAHAN BAKU KOMPOS DAN TRICHODERMA SPP. TERHADAP INTENSITAS SERANGAN PENYAKIT BUDOK (SYNCHYTRIUM POGESTEMONIS) (Nana Dahliati, 2025)
PENGARUH RIZOBAKTERI INDIGENOUS SEBAGAI AGENS BIOKONTROL TERHADAP PATOGEN SYNCHYTRIUM POGOSTEMONIS PENYEBAB PENYAKIT BUDOK PADA TIGA VARIETAS TANAMAN NILAM ACEH (MUHAMMAD KHALIL, 2022)