PERBANDINGAN EFEKTIVITAS KOMBINASI NEURAL PROLOTERAPI DAN GABAPENTIN DENGAN GABAPENTIN TUNGGAL TERHADAP NYERI PUNGGUNG BAWAH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS KOMBINASI NEURAL PROLOTERAPI DAN GABAPENTIN DENGAN GABAPENTIN TUNGGAL TERHADAP NYERI PUNGGUNG BAWAH


Pengarang

Ellya Nurfida - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1607601060007

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Neurologi / PDDIKTI : 11703

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Pendahuluan: Nyeri punggung bawah (NPB) dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup dan mengurangi produktivitas kerja, sehingga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang buruk. Gabapentin tunggal merupakan salah satu terapi untuk NPB, tetapi penemuan lain menunjukkan gabapentin tidak memiliki efek yang signifikan pada NPB. Neural proloterapi bersama gabapentin merupakan salah satu terapi alternatif pada NPB yang masih memerlukan uji efektivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan efektivitas kombinasi neural proloterapi dan gabapentin dengan gabapentin tunggal terhadap pasien NPB di poli saraf Rumah Sakit Umum dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental dengan rancangan non equivalent control group design. Pengambilan sampel penelitian dilakukan mulai tanggal 1 Oktober sampai 30 November 2020 dengan menggunakan teknik concecutive sampling. Sampel terdiri dari dua kelompok yaitu: kelompok I yang mendapatkan kombinasi neural proloterapi dan gabapentin dan kelompok II yang mendapatkan gabapentin tunggal. Data yang diambil berupa skor Numeric Rating Scale (NRS) dan wawancara menggunakan kuesioner Oswestry Disability Index (ODI) sebelum dan sesudah perlakuan.
Hasil: Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat penurunan skor NRS yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan pada kelompok I dan II (p=0,000). Nilai ODI sebelum perlakuan lebih tinggi dibandingkan dengan sesudah perlakuan pada kelompok I dan II (p = 0,000). Kombinasi neural proloterapi dan gabapentin lebih efektif dibandingkan dengan gabapentin tunggal dalam menurunkan skor NRS (p=0,007) dan nilai ODI (p=0,000).
Kesimpulan: Kombinasi neural proloterapi dan gabapentin lebih efektif dalam menurunkan intensitas nyeri dan memperbaiki disabilitas dibandingkan gabapentin tunggal.
Kata kunci : Nyeri punggung bawah, NRS, ODI










ABSTRACT
Introduction: Low back pain (LBP) can decrease quality of life and reduce work productivity, so it has impact in social and economic. Single gabapentin is one of therapy for LBP, but other study have shown gabapentin has no significant effect in LBP. Neural prolotherapy with gabapentin is an alternative therapy in LBP which still requires effectiveness testing. This study aims to determine the difference in the effectiveness of the combination of neural prolotherapy and gabapentin with single gabapentin in LBP patients at the neurological clinic of dr. Zainoel Abidin, Banda Aceh.
Methods: This study was a quasi experimental study with a non equivalent control group design. The research sample was taken from 1 October to 30 November 2020 using consecutive sampling technique. The sample consisted of two groups, namely: group I who received the combination of neural prolotherapy and gabapentin and group II who received single gabapentin. Data taken in the form of Numeric Rating Scale (NRS) and interviews using the Oswestry Disability Index (ODI) questionnaire before and after treatment.
Results: This study showed that there was a significant decrease in NRS scores before and after treatment in groups I and II (p= 0.000). The ODI value before treatment was higher than after treatment in groups I and II (p=0.000). The combination of neural prolotherapy and gabapentin was more effective than single gabapentin in reducing the NRS score (p=0.007) and the ODI score (p = 0.000).
Conclusion: The combination of neural prolotherapy and gabapentin is more effective in reducing pain intensity and improving disability than single gabapentin.
Key words: Low back pain, Numeric Rating Scale, Oswestry Disability Index

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK