Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
STUDI ANALISIS KEPROTOKOLAN DI KANTOR GUBERNUR ACEH
Pengarang
YULIA USFA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1510102010041
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Kegiatan keprotokolan menjadi administrasi wajib kegiatan pemerintah di Indonesia.
Pemerintah mengatur sistem kerja keprotokolan dalam undang-undang nomor 9 tahun
2010 tentang keprotokolan, didalamnya disebutkan tugas-tugas yang harus
dilaksanakan protokol pemerintah. Penerapan aturan keprotokolan yang benar
bertujuan untuk menciptakan citra positif bagi daerah. Bidang Keprotokolan
mempunyai tugas dan fungsi melakukan pelayanan dan memfasilitasi kegiatan
keprotokolan dalam acara kepemerintahan di Aceh. Tujuan penelitian ini yaitu untuk
mengetahui bagaimana penerapan sistem kerja protokol Gubernur Aceh yang mana
hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi ilmu teoretis dan praktis. Metode penelitian
yang digunakan yaitu metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data
dilakukan melalui wawancara dan observasi pada Biro Humas dan Protokol di kantor
Gubernur Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan keprotokolan yang
selama ini diterapkan di Sekretariat Daerah Aceh sudah terlaksana dengan baik,
dilihat dari tim protokol yang sudah melaksanakan kegiatan sesuai dengan peraturan
yang berlaku di Indonesia dan disesuaikan dengan norma di masyarakat Aceh,
diantaranya yaitu persiapan pra acara yang matang, koordinasi panitia eksternal,
pembagian tugas secara bergiliran, menjunjung tinggi kearifan lokal, perlakuan
khusus kepada kepala negara, serta penyambutan tamu secara istimewa. Kendala
dalam pelaksanaan keprotokolan di Aceh yaitu terdapat ketika pembawa acara tidak
memahami aturan keprotokolan, ketidaksiapan panitia penyelenggara acara,
manajemen waktu yang tidak tepat, fasilitas penunjang kinerja yang belum memadai,
koordinasi dan saling tolong menolong dalam menjalankan tugas kurang baik. Tim
protokol mempunyai strategi untuk meminimalisir kesalahan yaitu menunjuk
koordinator yang tepat, menghandalkan kemampuan protokol yang kompeten,
mengadakan pembinaan dan pelatihan serta evaluasi kerja rutin.
Kata kunci: Protokol, Pemerintah Aceh, Citra Positif
Tidak Tersedia Deskripsi
PERILAKU IBU-IBU RUMAH TANGGA DALAM BERBUSANA UNTUK ACARA PESTA PERKAWINAN DI KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (IDAYANI, 2016)
ANANLISI KESANTUNAN BERBAHASA DALAM TEKS PIDATO GUBERNUR ACEH DAN PELAKSANA TUGAS GUBERNUR ACEH TAHUN 2018-2019 (RIA MARDI NINGSIH, 2020)
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL KANTOR GUBERNUR NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Delisa Aksari, 2024)
PENGARUH SEMANGAT KERJA TERHADAP PRESTASI KERJA PEGAWAI KANTOR GUBERNUR PROVINSI NANGGROE ACEH DARUSSALAM (Emilda Juniza, 2024)
KANTOR GUBERNUR NAD (Zulhikmah Saputri, 2024)