EFEKTIVITAS BIOPRIMING TRICHODERMA HARZIANUM TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH SERTA PENGARUHNYA DALAM MENEKAN PATOGEN TERBAWA BENIH KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRILL) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

EFEKTIVITAS BIOPRIMING TRICHODERMA HARZIANUM TERHADAP VIABILITAS DAN VIGOR BENIH SERTA PENGARUHNYA DALAM MENEKAN PATOGEN TERBAWA BENIH KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRILL)


Pengarang

PUTRI ZULNOVANI PILIANG - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1305101050095

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kedelai merupakan salah satu tanaman pangan terpenting di Indonesia yang bernilai ekonomis tinggi dan masih memerlukan penanganan yang serius, terutama dalam rangka peningkatan produksi baik kualitas maupun kuantitasnya. Rendahnya produktivitas kedelai di Indonesia antara lain disebabkan oleh adanya patogen yang dapat terbawa benih dan penggunaan benih yang bermutu rendah. Salah satu upaya yang dapat digunakan dalam meningkatkan pertumbuhan dan hasil produksi dari tanaman kedelai adalah dengan perlakuan priming. Priming dapat dilakukan dengan menggunakan gabungan pemberian agen hayati yang dapat membantu meningkatkan mutu benih, salah satu agen hayati yang dapat ditambahkan adalah Trichoderma. Perlakuan priming dengan penggabungan pemberian agen hayati disebut Biopriming. Penelitian ini bertujuan untuk melihat efektivitas dari biopriming T. harzianum terhadap viabilitas dan vigor benih serta pengaruhnya dalam menekan pertumbuhan patogen terbawa benih pada masa perkecambahan tanaman kedelai.
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih Program Studi Agroteknologi dan Laboratorium Penyakit Tumbuhan Program Studi Proteksi Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, yang berlangsung pada bulan November 2020 sampai dengan Januari 2021. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) non faktorial yang terdiri dari 4 perlakuan dan 6 ulangan. Perlakuan terdiri dari kontrol (B0), benih disemprot T. harzianum (B1), benih direndam T. harzianum (B2), benih dicampur T. harzianum + arang sekam (B3). Parameter yang diamati adalah potensi tumbuh maksimum (PTM), daya berkecambah (DB), indeks vigor (IV), keserempakan tumbuh (KST), kecepatan tumbuh relatif (KCT-R), waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% kecambah total relatif (T50), berat basah kecambah normal (BBKN), berat kering kecambah normal (BKKN), pre-emergence damping off, dan post-emergence damping off.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan jenis biopriming T. harzianum berpengaruh sangat nyata terhadap potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, indeks vigor, keserempakan tumbuh, waktu yang dibutuhkan untuk mencapai 50% kecambah total relatif, berat basah kecambah normal, berat kering kecambah normal, pre-emergence damping off, dan post-emergence damping off, namun tidak berpengaruh nyata pada kecepatan tumbuh relatif. Hasil terbaik dijumpai pada perlakuan jenis biopriming benih disemprot T. harzianum dan benih dicampur T. harzianum + arang sekam dalam meningkatkan viabilitas dan vigor benih serta berpengaruh dalam menekan persentase kecambah terserang pada pre-emergence damping off dan post-emergence damping off kedelai.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK