Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP ANGGOTA TNI YANGTIDAK HADIR TANPA IZIN (THTI) DALAM WAKTU DAMAI (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILANMILITER I-01 BANDA ACEH)
Pengarang
SWITANIA SARLY - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1403101010235
Fakultas & Prodi
Fakultas Hukum / Ilmu Hukum (S1) / PDDIKTI : 74201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
. PENEGAKAN HUKUM TERHADAP ANGGOTA TNI YANGTIDAK HADIR TANPA IZIN (THTI) DALAM WAKTU DAMAI (Suatu Penelitian di Wilayah Hukum PengadilanMiliter I-01 Banda Aceh)
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala
v. 55.pp.bibl. tabl
AINAL HADI, S.H.,M.HUM
Pasal 86 ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Militer (KUHPM) menegaskan militer yang dengan sengaja melakukan ketidak hadiran tanpa izin, diancam dengan pidana penjara maksimum satu tahun empat bulan, apabila ketidak hadiran itu dalam waktu damai minimal satu hari dan tidak lebih lama dari tiga puluh hari. Namun dalam praktiknya di Wilayah Hukun Pengadilan Militer I-01 Banda Aceh, terdapat 10 kasus tindak pidana tidak hadir tanpa izin dalam waktu damai yang diproses dengan pemberian hukuman disiplin oleh Atasan Yang BerhakMenghukum (Ankum).
Adapun tujuan penulisan skripsi ini adalah untuk menjelaskanpenegakan hukum terhadap anggota TNI yang THTI dalam waktu damai, efek penerapan sanksi disiplin terhadap pelaku tindak pidana THTIdalam waktu damai dan penanggulangantindak pidana THTIdalam waktu damai
Data yang diperoleh dalam penulisan skripsi iniberupa data penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan mengkaji peraturan perundang-undangan, buku-buku dan pendapat para ahli hukum yang berkaitan dengan masalah yang dibahas, sedangkan penelitian lapangan dimaksudkan untuk memperoleh data primer dengan mewawancarai responden dan informan.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa penegakan hukum terhadap anggota TNI yang THTI dalam waktu damai melaluidua jalur hukum yaitujalur hukumdisiplin militer danjalur hukum pidana militer. Penanggulangan terhadap pelaku THTI melalui dua upaya, upaya pertamayaitu upaya pencegahan dengan cara meningkatkan kesadaran anggota untuk patuh dan taat hukum, melaksanakan pengawasan rutin, yang kedua upaya penindakan/ pemberian sanksi berupa teguran, penahanan ringan, penahanan berat, pidana penjara. Efek dari penerapan sanksi disiplin terhadap pelaku THTI yaitu mencegah terjadinya tindak pidana disersi, membuat pelaku jera, meningkatkan kedisiplinan dan ketertiban anggota, sebagai pembelajaran bagi anggota satuan.
Saran kepada penegak hukum di tingkat satuan khususnya Ankum agar senantiasa memperketat pengawasan terhadap anggotanya serta menindak tegas bagi anggota yang melakukan THTI. Kepada para atasan baik dari komandan regu hingga komandan satuan agar berperan aktif dalam hal pembinaan anggota supaya selalu ta’at dan patuh terhadap hukum khusus nya larangan melakukan THTI. Kepada para prajurit TNI agar senantiasa menta’ati aturan hukum yang berlaku baik aturan hukum khusus maupun aturan hukum umum.
Tidak Tersedia Deskripsi
TINDAK PIDANA TIDAK HADIR TANPA IZIN DALAM WAKTU DAMAI (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN MILITER I-01 BANDA ACEH) (Muhammad Jabirullah, 2018)
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP TINDAK PIDANA PERTAMBANGAN MINERAL TANPA IZIN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI CALANG). (FADHIL HENDRI, 2024)
TINDAK PIDANA PENAMBANGAN TANPA IZIN (ILLEGAL MINING) DAN PENEGAKAN HUKUMNYA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI MEULABOH) (Rivanza Al Achyar, 2023)
PENEGAKAN HUKUM TERHADAP PRAJURIT TNI AD YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA DESERSI DALAM WAKTU DAMAI (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN MILITER I-01 BANDA ACEH) (MUHAMMAD FARHAN, 2021)
TINDAK PIDANA DESERSI DALAM WAKTU DAMAI YANG DILAKUKAN OLEH ANGGOTA PRAJURIT TNI-AD (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN MILITER I-01 BANDA ACEH) (NADILLA AFIFAH, 2021)