Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PERAN DAYAH DALAM MENANGKAL RADIKALISME (STUDI KASUS PADA DAYAH DARURRAHMAH KOTA FAJAR KABUPATEN ACEH SELATAN)
Pengarang
ISFUL RIZA YUANDA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1510103010036
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Politik (S1) / PDDIKTI : 67201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Radikalisme yang menimbulkan keresahan dan rasa tidak aman ditengah masyarakat dan juga menghendaki pembaharuan sosial atau politik dengan cara keras dan drastis. Dokrin radikalisme sebagai paham dan aliran, sebenarnya berpeluang muncul dalam berbagai kehidupan. Pasca 14 tahun konflik dan perdamaian Aceh, berbagai isu kembali mencuat di tengah rasa aman dan kondusif. Sebagai daerah bekas konflik, Aceh menjadi daerah yang super layak dalam perjuangan mendeklarasikan kaum radikal fundamentalis dan teoritis termasuk bagaimana menyelewengkan penafsiran dan interpretasi makna jihad untuk merasuk pola pikir masyarakat Aceh yang di kenal gigih dalam berperang. Tidak tertutup kemungkinan, gerakan-gerakan tersebut terus bergerilya masuk kedalam lembaga-lembaga pendidikan Dayah di Aceh untuk mengubah pemikiran tradisional Dayah yang selama ini telah hidup berangsur lama tanpa terpengaruhi oleh idiologi-idiologi radikal. Oleh karena diperlukan semacam peran khusus dilembaga pendidikan agama seperti Dayah dan Pesantren supaya paham radikalisme ini tidak dapat mempengaruhi dan masuk kelembaga pendidikan agama tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari peran Dayah dalam mencegah radikalisme di Dayah Darurrahmah Kota Fajar Kabupaten Aceh selatan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat analisis deskriptif, dengan metode kualitatif ini peneliti akan menyelidiki suatu fenomena sosial yaitu tentang radikalisme yang ada dilingkungan Dayah. Berdasarkan hasil penelitian, belum ada Dayah dan pesantren di Aceh Selatan yang menjadi sumber radikalisme dan terorisme. Bahkan, Dayah dan pesantren berperan dalam mencegah radikalisme dan terorisme. Singkatnya, dengan mengontrol secara ketat sivitas akademika dayah, maka dayah sangat efektif dalam mencegah radikalisme. Akar masalah radikalisme agama yang menimbulkan aksi radikalisme agama, dapat dilihat dari beberapa aspek yakni, pemahaman agama yang dangkal, kemudian cita-cita negara Khilafah, dan Jihad. Dayah Darurrahmah mempunyai peran tersendiri dalam menangkal radikalisme, yakni melalui Teungku pengajar, bahan ajar, penanaman pesa-pesan moral, pembelajaran Ahlusunnah Wal-Jama’ah, penguatan pendidikan karakter, kegiatan ektrakurikuler, dan lingkungan luar. Adapun cara mengoptimalkan peran dayah dalam menangkal radikalisme agama yang dilakukan Dayah Darurrahmah, yakni dengan menjalankan fungsi Dayah. Pemerintah dan intitusi agama Islam di Indonesia hendaknya memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang ilmu agama dengan memberi pemahaman teks Al-Qur’an dan Hadis yang disesuaikan dengankonteksnya. Masyarakat hendaknya turut serta mencegah berkembangnya faham fundamentalisme-radikalisme agama, dengan bersikap kritis dan tidak mudah terpengaruh terhadap ajaran-ajaran radikalisme yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Kata kunci : Dayah, Peran, Radikalisme
Tidak Tersedia Deskripsi
PERAN DAYAH DALAM MENANGKAL RADIKALISME (STUDI KASUS PADA DAYAH DARURRAHMAH KOTA FAJAR KABUPATEN ACEH SELATAN) (ISFUL RIZA YUANDA, 2021)
PERAN PIMPINAN DALAM PENGEMBANGAN DAYAH DI ERA TEKNOLOGI (STUDI PADA DAYAH DARUL AMAN TUNGKOP KABUPATEN ACEH BESAR) (RIZKY AZHARI SAPUTRA, 2023)
KINERJA DAYAH DI ACEH (Muslim, 2015)
PERKEMBANGAN DAYAH DARUL IHSAN LABUHANHAJI, 1940-2014 (ZAIRIL, 2015)
TRANSFORMASI DAYAH BALDATUL MUBARAQAH AL- AZIZIYAH KECAMATAN KEMBANG TANJONG KABUPATEN PIDIE DARI DAYAH TRADISIONAL KE DAYAH TERPADU 1987-2024 (NUR AKLIMA, 2026)