Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
KERAGAMAN GENETIK SIFAT KUANTITATIF DAN KUALITATIF SAPI ACEH TERKAIT PELESTARIAN SUMBER DAYA GENETIK TERNAK LOKAL DI KABUPATEN ACEH BESAR
Pengarang
MASDUQI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1705204010006
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Peternakan (S2) / PDDIKTI : 54131
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Sapi aceh merupakan sumber daya genetik ternak lokal dan merupakan rumpun sapi lokal Indonesia yang tersebar di Provinsi Aceh, dan telah ditetapkan berdasarkan keputusan Menteri Pertanian Nomor : 2907/Kpts/OT.140/6/2011 pada 17 Juni 2011. Dalam rangka melindungi dan meningkatkan kualitas performans sapi aceh, maka pada tahun 2013 telah diterbitkan Standar Nasional Indonesia (SNI 7651.3:2013) Bibit Sapi Potong Aceh, yang di dalamnya memuat tentang sifat kuantitatif dan kualitatif sapi aceh. Penelitian ini bertujuan membandingkan kondisi keragaman genetik sapi aceh di Kabupaten Aceh Besar saat ini dengan SNI 7651.3:2013.
Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari sampai dengan April 2020. Sapi yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 168 ekor yaitu 106 ekor sapi aceh betina berumur 15-18 bulan dan 62 ekor sapi aceh jantan berumur 24-36 bulan. Penentuan sampel sapi secara purposive sampling. Data yang dikumpulkan adalah sifat kuantitatif dan kualitatif. Sifat kuantitatif dilakukan terhadap bagian-bagian permukaan tubuh yang meliputi: (1) lingkar dada (LD); (2) tinggi pundak (TP); dan (3) panjang badan (PB). Sifat kualitatif yang diamati meliputi: garis muka, bentuk tanduk, dan garis punggung. Selain data primer yang diperoleh di lapangan juga digunakan data sekunder yang diperoleh dari instansi terkait. Analisis data ditabulasikan menurut lokasi sampel. Karakteristik ukuran-ukuran tubuh dilakukan dengan penghitungan nilai rataan (x), simpangan baku (s) dan koefisien keragaman (KK) dari setiap ukuran yang diamati.
Hasil penelitian menunjukkan, sifat kuantitatif sapi aceh jantan memiliki rataan tinggi pundak 108,08 cm, panjang badan 110,26 cm dan lingkar dada 141,02 cm. Sapi aceh betina memiliki rataan tinggi pundak 89,53 cm, panjang badan 88,77 cm dan lingkar dada 107,22 cm. Ukuran tubuh sapi aceh berdasarkan acuan kelas pada SNI 7851.3:2013 menunjukkan sapi aceh jantan termasuk ke dalam kategori kelas III sebesar 48,39% dan sapi aceh betina termasuk ke dalam kategori kelas II sebesar 30,19%. Tinggi pundak sapi aceh jantan sebanyak 41,94% berada dalam klasifikasi kelas II, sementara sapi aceh betina termasuk dalam kelas I dengan persentase sebesar 36,79%. Panjang badan sapi aceh jantan tergolong dalam kategori kelas III dengan persentase sebesar 45,16% dan sebanyak 56,60% sapi aceh betina tergolong dalam kategori kelas I. Lingkar dada sapi aceh jantan dan sapi aceh betina termasuk dalam kategori kelas I, masing-masing memiliki rataan persentase total sebesar 41,94% dan 82,08%.
Sifat kualitatif garis muka sapi aceh jantan dan betina secara keseluruhan adalah cekung dengan persentase masing-masing adalah 80,65% dan 90,57%. Arah pertumbuhan tanduk sapi aceh jantan yang dominan adalah ke samping melengkung ke atas sebanyak 51,61%, sementara pada sapi aceh betina secara umum hanya membentuk lingkaran tanduk pendek dengan total rataan sebesar 67,92%. Dominasi garis punggung sapi aceh adalah cekung dengan persentase masing-masing adalah 72,58% pada jantan dan 79,25% pada betina. Secara umum sifat kualitatif garis muka, bentuk tanduk khususnya pada jantan dan garis punggung sapi aceh hasil penelitian masih sesuai dengan SNI 7851.3:2013. Nilai koefisien keragaman ukuran-ukuran tubuh sapi aceh betina adalah 7,35-8,32 % (sedang) yang artinya sapi aceh betina di lokasi penelitian masih memiliki potensi genetik yang beragam, sehingga kemungkinan seleksi masih dapat dijalankan. Nilai KK ukuran-ukuran tubuh yang rendah (
Tidak Tersedia Deskripsi
KERAGAMAN SIFAT KUALITATIF DAN KUANTITATIF SAPI BRAHMAN JANTAN DAN BETINA PADA PENGELOMPOKKAN UMUR BERBEDA DI KECAMATAN MEDAN JOHOR KOTA MEDAN PROVINSI SUMATERA UTARA (GHALI KHAIRULLAH, 2025)
EVALUASI SIFAT KUANTITATIF UKURAN GENETIK AYAM LOKAL DI KABUPATEN GAYO LUES (Sukriadi, 2016)
IDENTIFIKASI SAPI ACEH CALON BIBIT DENGAN MENGGUNAKAN ANALISIS GEN PITUITARY SPESIFIC TRANSCRIPSION FACTOR-1 LOKUS PIT-1-HINFL (Tiara Fadila Alzahra, 2025)
IDENTIFIKASI HUBUNGAN KEKERABATAN KERBAU (BUBALUS BUBALIS) LOKAL DI ACEH SELATAN DAN KERBAU GAYO BERDASARKAN ANALISIS SEKUENS DNA MITOKONDRIA GEN CYTOCHROME- B. (Usratun Sakinah, 2025)
KARAKTERISASI GENETIK DNA MITOKONDRIA D-LOOP RNKERBAU LOKAL DI ACEH BARAT DAYA DAN KERBAU GAYO DI RNPROVINSI ACEH (Sara Mauliza Fathanah, 2025)