<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89715">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH SUKU BUNGA BANK INDONESIA TERHADAP PERMINTAAN KREDIT INVESTASI DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DESI FARTIKA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tujuan  dari  penelitian  ini adalah menganalisis Pengaruh Suku Bunga Bank Indonesia terhadap Permintaan Kredit Investasi di Indonesia selama  periode  Juli 2005-Maret 2009.  Data  yang digunakan dalam  penelitian  ini adalah data  sekunder yang  diperoleh  dari  Bank  Indonesia cabang  Nangroe  Aceh  Darussalam.   Model analisis  menggunakan regresi  linear  sederhana dengan  menggunakan   peralatan statistik  berupa SPSS.  Hasil penelitian  menunjukkan  pengaruh tingkat  suku bunga Bank    Indonesia terhadap   permintaan   kredit  investasi di  Indonesia  adalah  negatif sebesar   - 9,174 persen artinya dalam setiap kenaikan  suku bunga Bank Indonesia sebesar satu persen maka akan menyebabkan  penurunan permintaan  kredit  investasi sebesar 9,174  persen dengan asumsi faktor-faktor lain dianggap konstan.&#13;
Koefesien  korelasi  (R)  sebesar  54,1  persen yang  menunjukkan derajat hubungan  antara suku bunga  Bank Indonesia  dengan permintaan kredit   investasi relatif  kuat.   Koefesien  determinasi (R-  squered)   sebesar  29,3   persen  artinya perubahan dalam  variabel   permintaan kredit   investasi  dapat  dijelaskan   oleh perubahan dalam variabel  suku bunga  Bank Indonesia  dan selebihnya yaitu 70,7 persen dijelaskan  dalam variabel-variabel  lain diluar model yang digunakan dalam penelitian ini. Pengujian uji t menunjukkan suku bunga Bank Indonesia berpengaruh signifikan terhadap permintaan kredit investasi dimana Tag &gt; Taa yaitu 9,701&gt; 2,012 yang berarti menerima Ha, dan menolak Ho.Dalam pemberian kredit diharapkan dengan beberapa pertimbangan antara lain pertimbangan jumlah uang beredar, tingkat  inflasi dan tingkat suku bunga Bank&#13;
Indonesia,  agar nantinya perkembangan jumlah  uang yang beredar, tingkat  inflasi dan suku bunga Bank Indonesia tidak menimbulkan perekonomian  yang memanas yang pada akhirnya  dapat  menciptakan  iklim  yang  tidak sehat,  seperti  banyaknya kredit macet yang terjadi pada perbankan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89715</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-31 11:41:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-31 11:44:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>