Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
FLUKTUASI PERMINTAAN JASA PENERBANGAN DI BANDARA SULTHAN ISKANDAR MUDA
Pengarang
MUTTAQIN - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0501101010038
Fakultas & Prodi
Fakultas Ekonomi dan Bisnis / Ekonomi Pembangunan (S1) / PDDIKTI : 60201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Ruang lingkup penelitian ini adalah hal-hal yang sangat mempengaruhi fluktuasi permintaan jasa penerbangan antara lain, tingkat harga tiket, tingkat pendapatan pengguna jasa, pendidikan responden dan pekerjaan yang ditekuni. Lokasi penelitian adalah bandara Sulthan Iskandar Muda dan beberapa travel di Banda Aceh.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat harga tiket memiliki koefisien variabel dan menunjukkan pengaruh yang negatif dengan nilai koefisien sebesar
0,049. Yaitu jika harga tiket turun sebesar 1% maka jumlah permintaan jasa penerbangan akan naik sebesar 0,049 dengan asumsi variabel lain dianggap konstan.
Namun hal ini tidak sesuai dengan data yang diperoleh bahwa perbedaan harga tiket (murah atau mahal) tidak menjadi hambatan pengguna jasa transportasi ini (tidak
signifikan terhadap fluktuasi permintaan jasa).
Pendapatan menunjukkan pengaruh yang positif dengan nilai koefisien 0,136 yang artinya jika pendapatan naik sebesar I% maka permintaan jasa penerbangan juga akan naik dan berpengaruh signifikan terhadap fluktuasi. Pendidikan meperlihatkan tanda yang positif namun tidak signifikan dengan nilai koefisien sebesar 0,059 yang berarti setiap kenaikan jenjang pendidikan tidak akan meningkatkan permintaan jasa penerbangan. Pekerjaan memperlihatkan tanda yang positif namun juga tidak signifikan terhadap fluktuasi permintaan jasa penerbangan dengan nilai koefisien sebesar 0,032 yang mempunyai makna setiap kenaikan satu tingkat jabatan pada pekerjaan tidak akan meningkatkan permintaan jasa penerbangan Dari hasil pengolahan didapatkan Adjusted (R') = 0,237, ini menunjukkan bahwa harga tiket (Htiket), pendapatan (y), pendidikan (pend) dan pekerjaan (pk) dapat menyebabkan fluktuasi permintaan terhadap jasa penerbangan sebesar 23,70% dan faktor-faktor lain di luar model yang menjadi persepsi responden seperti umur, kelamin, status, tanggungan, kepentingan dan kelas dapat mempengaruhi fluktuasi permintaan terhadap moda transportasi ini sebesar 76,30%.Kemudian pada pengujian estimasi fluktuasi permintaan yang dipengaruhi satu variabel yaitu harga tiket, diperoleh hasil bahwa koefisien hargatiket bertanda positif dengan nilai koefisien sebesar 0,024 namun tidak signifikan yang berarti apabila harga tiket naik sebesar I% maka jumlah permintaan jasa penerbangan tidak akan naik sebesar 0,024 dengan asumsi variabel lain dianggap konstan. Kemudian untuk melihat seberapabesar pengaruh variabel bebas terhadap variabel terikat diuji R square. Nilai R Square sebesar 0.003 yang artinya perubahan fluktuasi permintaan jasa penerbangan dapat dijelaskan oleh variabel harga tiket sebesar 0,3%, sedangkan selebihnya 99,7% perubahan fluktuasi permintaan jasa penerbangan dipengaruhi oleh variabel-variabel lain diluar persamaan.
Tidak Tersedia Deskripsi
TINJAUAN HUKUM KAWASAN KESELAMATAN OPERASI PENERBANGAN (KKOP) BANDARA INTERNASIONAL SULTAN ISKANDAR MUDA (SIM) DALAM PERSPEKTIF H. UDARA INTERNASIONAL (Namira Meilina, 2022)
PERKEMBANGAN BANDARA SULTAN ISKANDAR MUDA 1943-2015 (Rejeki, 2017)
PENGARUH BERBAGI PENGETAHUAN DIANTARA REKAN KERJA TERHADAP KINERJA TUGAS DENGAN EFIKASI DIRI DAN ABUSIVE SUPERVISION PADA PT. ANGKASA PURA II (PERSERO) BANDARA INTERNASIONAL SULTAN ISKANDAR MUDA (Siti Safura, 2017)
MEKANISME PEMOTONGAN PPH PASAL 23 ATAS PENDAPATAN JASA NON AERONAUTIKA PADA PT. ANGKASA PURA II CABANG BANDARA SULTAN ISKANDAR MUDA (TRIA FARAH AMZA, 2017)
AKUNTANSI PENDAPATAN AERONAUTIKA PADA PT. ANGKASA PURA II (PERSERO) CABANG SULTAN ISKANDAR MUDA (TEUKU AULIA SUKMA, 2018)