<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89697">
 <titleInfo>
  <title>KONTRIBUSI PEREMPUAN PEKERJA INDUSTRI BATU-BATA TERHADAP KESEJAHTERAAN KELUARGA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Kamila Helmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kesejahteraan yaitu upaya menentaskan  masyarakat dari kemiskinan, namun saat suami tidak mampu untuk  mencukupi kebutuhan keluarga maka  istri ikut scrta dalam membantu sehingga   mereka  memiliki  tanggung  jawab  besar antara membantu rumah tangga dan membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga dengan bekerja  pada industri  batu-bata  demi  tercapainya  keluarga  scjahtera. Keluarga sejahtera dapatdilihat dari beberapa indikator yaitu (1. Kebutuhan dasar: sandang,  pangan, papan. 2.   Kebutuhan  psikologis:  pendidikan,  rekreasi  dan transportasi. 3.  Kebutuhan pengembangan: tabungan, dan  pendidikan  khusus). Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui dan menggambarkan sosial ekonomi perempuan pekerja,   menjelaskan   sistem   upah    yang   berlaku, penggunaan pendapatan  yang diterima  untuk pemenuhan   kebutuhan  keluarga  dan untuk mengetahui tingkat kescjahcraan keluarga perempuan pekerja industri batu-bata Penelitian ini menggunakan pendekatan  keluarga  sejahtera. Teknik  pengumpulan data dengan cara studi kepustakaan, wawancara, dan observasi. Jumlah responden penelitian adalah 55 orang terdiri dari 50 responden  perempuan  pekerja dan 5 pemilik industribatu-bata.  Lokasi penelitian adalah Kecamatan Darussalam, Aceh Besar, dimulai dari bulan Desember 2011  -- Januari 2012. Hasil penelitian menunjukkan  bahwa perempuan pekerja industri batu-bata tergolong dalam keluarga  scjahtera I    karena keluarga yang kondisi  ekonominya  baru bisa memenuhi  kebutuhan  dasarnya  secara minimal, tapi belum  mampu memenuhi kebutuhan psikologisnya.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89697</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-31 09:18:12</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-31 09:20:12</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>