<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89666">
 <titleInfo>
  <title>PROSES BERPIKIR SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL HIGHER ORDER THINKING (HOT) MELALUI MODEL PEMBELAJARAN APTITUDE TREATMENT INTERACTION (ATI).</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ORIZA HANUM</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Model penilaian pada kurikulum 2013 mengadaptasi model penilaian standar &#13;
internasional, yang diharapkan dapat membantu siswa untuk meningkatkan &#13;
kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking). Domain proses kognitif &#13;
yang termasuk dalam kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking) &#13;
adalah domain analisis (C4), evaluasi (C5) dan mencipta (C6). Salah satu perbedaan &#13;
siswa yang harus diperhatikan oleh guru adalah perbedaan dalam proses berpikir &#13;
siswa ketika menyelesaikan soal matematika. Model pembelajaran Aptitude&#13;
Treatment Interaction (ATI) adalah sebuah model pembelajaran yang menyesuaikan&#13;
pembelajaran dengan karakteristik kemampuan siswa, sehingga model pembelajaran &#13;
tersebut efektif digunakan untuk individu tertentu sesuai dengan kemampuannya &#13;
masing-masing. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses &#13;
berpikir siswa berkemampuan tinggi, sedang dan rendah dalam menyelesaikan soal &#13;
Higher Order Thinking (HOT) melalui model pembelajaran Aptitude Treatment &#13;
Interaction (ATI). Penelitian ini menggunakan prosedur penelitian Mix methode,&#13;
dengan subjek yang diambil dari siswa SMP Negeri 3 Banda Aceh. Data penelitian &#13;
ini adalah data observasi, test dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
model pembelajaran Aptitude Treatment Interaction (ATI) tidak langsung berdampak &#13;
pada proses berpikir siswa dalam menyelesaikan soal Higher Order Thinking (HOT), &#13;
namun sangat berpengaruh pada aktivitas siswa selama pembelajaran berlangsung. &#13;
Hal ini dikarenakan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa masih rendah dan siswa &#13;
belum terbiasa dengan soal-soal HOT.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89666</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-30 17:40:38</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-04-01 00:20:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>