Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
PENGARUH METODE DAN BAHAN BAKU PEMBUATAN BIOCHAR TERHADAP BEBERAPA PERUBAHAN SIFAT FISIKA TANAH ULTISOL DAN PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG MANIS (ZEA MAYS SACCHARATA L.)
Pengarang
Cut Puteri Anjani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1505108010026
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Ilmu Tanah (S1) / PDDIKTI : 54294
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Ultisol merupakan tanah yang mempunyai kandungan bahan organik yang rendah, berat volume tanah yang tinggi antara 1,3-1,5 g cm-3, permeabilitas lambat, kemantapan agregat dan porositas tanah yang rendah sehingga mempengaruhi tingkat produktivitas tanaman yang akan dibudidayakan di tanah Ultisol. Biochar yaitu arang hayati, istilah ini didapatkan dari hasil penelitian terhadap karbon hitam yang didapat dari biomassa (dengan pembakaran (secara tak sempurna). Biochar diolah dengan proses pirolisis dengan metode pembuatan biochar yaitu metode Kon-Tiki dan Soil Pit. Proses ini dilakukan dengan memaparkan biomassa pada temperatur tinggi sedikit oksigen.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembuatan biochar terhadap perubahan sifat fisika tanah Ultisol dan pertumbuhan tanaman jagung manis. Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dengan media tanam dari tanah Ultisol yang diambil dari daerah Jantho sejak bulan Juni sampai Desember 2019. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Non Faktorial dengan 5 perlakuan dan ulangan sebanyak 3 ulangan sehingga 15 satuan unit percobaan. Parameter sifat fisika tanah yang diamati adalah berat volume tanah, porositas tanah, dan indeks stabilitas agregat, sedangkan parameter pertumbuhan tanaman jagung manis adalah tinggi tanaman, diameter batang, berat berangkasan segar atas dan kering atas, berat berangkasan segar bawah dan kering bawah, panjang akar, dan Root to Shoot (R/S) rasio.
Pemberian biochar dengan perlakuan bambu apus dan kayu pulai dengan metode Kon-Tiki dan Soil Pit tidak berpengaruh terhadap berat volume tanah sedangkan pada parameter porositas tanah dan indeks stabilitas agregat berpengaruh nyata selanjutnya pada parameter pertumbuhan tanaman berpengaruh nyata seperti tinggi tanaman, diameter batang, berat berangkasan segar atas kering atas, berat berangkasan segar bawah dan kering bawah, panjang akar, dan Root to Shoot (R/S) rasio.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PEMBERIAN BIOCHAR TEMPURUNG KELAPA TERHADAP PERUBAHAN SIFAT KIMIA ULTISOL DAN PERTUMBUHAN JAGUNG (ZEA MAYS) (GHOFI YUDHA RIFKI, 2022)
PENGARUH UKURAN PARTIKEL BIOCHAR BAMBU TERHADAP SERAPAN HARA N, P, K DAN PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L) (Julia Safriani, 2021)
PENGARUH PEMBERIAN KOMPOS PAITAN (THITONIA DIVERSIFOLIA)RNDAN PUPUK KANDANG KOTORAN KAMBING TERHADAP PERTUMBUHANRNDAN PRODUKSI JAGUNG MANIS (ZEA MAYS) PADA TANAH ANDISOLRNDI KECAMATAN ATU LINTANG KABUPATEN ACEH TENGAH (Tri Devi Rahmawati, 2022)
REKLAMASI TANAH BEKAS TAMBANG BATUBARA DENGAN PEMBENAH TANAH BIOCHAR CANGKANG KOPI DAN CANGKANG SAWIT DAN PENGARUHNYA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SERAPAN HARA TANAMAN JAGUNG MANIS (Riski Rezeki, 2021)
PEMANFAATAN BIOCHAR DAN KOMPOS LIMBAH PERTANIAN UNTUK PERBAIKAN SIFAT FISIKA TANAH, PERTUMBUHAN DAN HASIL JAGUNG PADA LAHAN KERING (NAVISA HANIM, 2021)