<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89647">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PENGARUH BELANJA DAERAH TERHADAP PERTUMBUHAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rauzi prima Thartika</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Adapun   yang  menjadi  tujuan  dalam  penelitian  ini  adalah  untuk  mengetahui pengaruh  belanja daerah  terhadap  pertumbuhan  PDRB  di Provinsi  Aceh dari tahun  1980&#13;
- 2005. Variabel yang diteliti dalam  penelitian ini adalah  variabel  belanja daerah sebagai variabel bebas dan pertumbuhan PDRB sebagi variabel terikat.&#13;
Dari hasil penelitian  diperoleh hasil estimasi  memberi hubungan belanja daerah dengan  PDRB diperoleh  konstanta sebesar  7,516 artinya  apabila  variabel  belanja  daerah dianggap  konstant  maka   pertum buhan  PDRB  di  Provinsi  Aceh  hanya sebesar    7,516 persen. Koefisien  belanja daerah sebesar 0,837  menunjukan  apabila variabel belanja daerah  mengalami  perubahan sebesar  1  persen  maka akan berpengaruh terhadap meningkatnya   pertumbuhan PDRB di  Provinsi   Aceh   sebesar   0,837   persen dengan asumsi  variabel  lain  selain  belanja daerah  yang mempengaruhi  pertumbuhan  PDRB dianggap tetap.&#13;
Koefisien determinan (R2) berilai 0,904 atau  90,4 persen  menunjukkan variabel belanja daerah berpengaruh terhadap pertumbuhan PDRB  di Provinsi Aceh sebesar 90,4 persen sedangkan sisanya 9,6 persen dipengaruhi oleh  faktor  lainnya  di  luar model penelitian. Koefisien korelasi (R) sebesar 0,951  atau 95,1  persen menggambarkan bahwa variabel   belanja   daerah   memiliki   keeratan  hubungan terhadap   variabel pertumbuhan PDRB di Provinsi Aceh sebesar 95,1   persen.&#13;
Pengujian yang dilakukan  dengan uji  t diperoleh t-hit sebesar   15,007  lebih besar dari  t-tabel  sebesar  3.628.   Hal  ini menunjukkan   bahwa  secara   partial variabel   belanja daerah berpengaruh signifikan terhadap variabel pertumbuhan PDRB di Provinsi Aceh.Diharapkan   kepada  pemerintah Provinsi   Aceh  untuk  menghindari   kebocoran-kebocoran  dana atau KKN setiap melakukan  kebijakan pengeluaran,  sehingga dana yang dikeluarkan    lebih   besar   pengaruhnya terhadap   pertumbuhan    ekonomi   yang   pada akhirnya akan meningkatkan pendapatan masyarakat dan meningkatkan pembangunan di Provinsi Aceh.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89647</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-30 15:48:09</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-30 15:48:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>