<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89617">
 <titleInfo>
  <title>SIMULASI PENURUNAN KADAR ASAM ASKORBAT BUAH JAMBU BIJI (PSIDIUM GUAJAVA L) SELAMA PENYIMPANAN MENGUNAKAN VISUAL BASIC 6.0</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Annisa Azzahra</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Saat ini kemajuan dunia di bidang teknologi terus berkembang sangat pesat. Kemajuan teknologi yang telah memasuki era 4.0 membuat perubahan besar pada kualitas hidup umat manusia seperti teknologi kecerdasan buatan dalam berbagai bidang. Dengan diimplementasikan berbagai teknologi baru yang sangat memungkinkan untuk dapat menciptakan obyek-obyek teknik yang dapat membantu dan mempermudah  manusia dalam pengerjaan sesuatu lebih efisien dan cepat. Tak dapat dipungkiri kemajuan Teknologi di bidang pertanian pun perlu dikembangkan untuk membantu  dan mempermudah para petani dan masyarakat dalam melakukan pekerjaannya.&#13;
Komoditas pertanian yang pertumbuhannya sangat banyak dan dan sering kita jumpai di Indonesia yaitu buah jambu biji. Banyaknya pedagang buah jambu biji yang dijumpai menunjukkan bahwa banyak konsumen yang  sangat menyukai buah tersebut. Jambu biji merupakan salah satu komoditas pertanian Kandungan vitamin C yang tinggi yaitu sekitar 11- 1160 mg/100 gram terdapat pada jambu biji yang mempunyai  rasa yang sangat menyenangkan. Penelitian ini mengacu pada simulasi penurunan kadar asam askorbat pada buah jambu biji selama masa penyimpanan dengan mengggunakan  Software Visual Basic 6.0. Simulasi ini akan memberikan gambaran mengenai fenomena terjadinya penurunan kadar asam askorbat pada buah jambu biji setelah penyimpanan beberapa waktu tertentu. Dengan dilakukan simulasi, maka jumlah penelitian dan eksperimen uji coba dilaboratorium yang memakan waktu dan biaya dapat dikurangi.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Instrumentasi dan Energi, Program Studi Teknik Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Prosedur yang dilakukan pada penelitian ini meliputi beberapa tahapan, yaitu penyajian data  kandungan asam askorbat buah jambu biji, menginstal software Visual Basic 6.0, pembuatan program dan perancangan simulasi, dan pengujian program. Data yang diperoleh bersumber dari buku, jurnal, artikel yang berkaitan dengan penelitian ini serta nilai-nilai dugaan yang disesuaikan dengan karakteristik sistem real. Algoritma dari pembuatan program ini yaitu menghitung penurunan kadar asam askorbat (Vitamin C)  pada buah Jambu biji (Psidium guajava). Hasil perhitungan program simulasi komputer dibandingkan dengan data pengukuran penurunan konsentrasi asam askorbat di lapangan, sehingga dapat diketahui metode yang menghasilkan perhitungan konsentrasi lebih mendekati data asli.&#13;
Hasil Uji Program ini, dalam 10 hari penyimpanan pada suhu kamar (25oC) kadar asam askorbat buah Jambu Biji mengalami penurunan sebesar 56,1%. Hal ini sejalan dengan penelitian Masfufatun, et al (2009) yang pada penyimpanan 10 hari pada suhu kamar (28oC), kadar vitamin C mengalami penurunan hampir 50% dan terjadi penurunan kadar Asam Askorbat  sebesar 92,26% yaitu dari 183,5 mg/100 gr menjadi sekitar 12, 84 mg/ 100 gr buah jambu biji selama 720 jam atau 1 bulan penyimpanan. . Hal ini terjadi karena pada suhu kamar atau suhu ruang kondisi sekitar tidak dapat dikontrol seperti adanya oksigen dan suhu panas sehingga proses pematangan buah berjalan dengan sempurna. &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89617</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-30 12:48:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-30 15:06:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>