ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KEPERAWATAN BERBASIS BEBAN KERJA DENGAN METODE WORKLOAD INDICATOR STAFF NEED (WISN) DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KEPERAWATAN BERBASIS BEBAN KERJA DENGAN METODE WORKLOAD INDICATOR STAFF NEED (WISN) DI INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK


Pengarang

Nadia Fajri - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1807201010021

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Kesehatan Masyarakat (S2) / PDDIKTI : 13101

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Latar Belakang: Masalah kekurangan tenaga medis harus terus dipertimbangkan dengan baik, apakah itu benar-benar membutuhkan tenaga tambahan karena beban kerja yang berlebihan yang akan mempengaruhi kualitas yang disediakan atau jumlah waktu tidak produktif yang dihabiskan oleh SDM saat bertugas. Ini juga terjadi di Rumah Sakit Ibu dan Anak Provinsi Aceh, ada rencana untuk meningkatkan jumlah staf yang dilakukan di Rumah Sakit Ibu dan Anak yang perlu menggunakan perhitungan beban kerja, kenyataan di lapangan bahwa perencanaan tenaga medis di RSIA hanya berdasarkan permintaan unit kerja dan perbandingan perhitungan antara jumlah tenaga medis dengan BOR, LOS dan lainnya atau karena peningkatan kelas rumah sakit dan kurangnya kualifikasi masing-masing jenis staf medis. Tujuan: untuk menganalisis kebutuhan tenaga keperawatan berbasis beban kerja dengan metode Workload Indicator Staff Need (WISN) Di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Ibu Dan Anak Provinsi Aceh. Metode Penelitian: penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, menggunakan metode work sampling, yaitu seluruh aktivitas perawat yang bertugas di IGD RSIA Provinsi Aceh sebagai responden yang diteliti setiap waktu selama empat hari. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh perawat yang berada di unit Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSIA Provinsi Aceh Tahun 2020 berjumlah 19 orang, yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah seluruh perawat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) secara total sampling berjumlah 19 orang. Perhitungan kebutuhan tenaga perawat menggunakan metode WISN. Hasil Penelitian: beban kerja tenaga kesehatan di RSIA Provinsi Aceh dapat dilihat dari rincian / uraian tugas jabatan, jumlah waktu yang dibutuhkan setiap tugas, waktu Penyelesaian Tugas merupakan perkalian beban kerja dengan norma waktu dan jumlah jam waktu kerja efektif. Beban kerja tenaga kesehatan selain dipengaruhi oleh jumlah tenaga juga dapat dipengaruhi oleh jumlah pasien dan kondisi lingkungan tempat kerja. Kesimpulan: hasil perhitungan WISN diketahui bahwa tenaga kesehatan di RSIA Provini Aceh masih kekurangan 1 tenaga perawat di ruang IGD. Kekurangan tenaga kesehatan akan berdampak pada tingginya beban kerja tenaga kesehatan di masing-masing bidang.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK