APLIKASI BEBERAPA JENIS DAN DOSIS FUNGISIDA NABATI UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT MOLER (FUSARIUM OXYSPORUM) PADA TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

APLIKASI BEBERAPA JENIS DAN DOSIS FUNGISIDA NABATI UNTUK MENGENDALIKAN PENYAKIT MOLER (FUSARIUM OXYSPORUM) PADA TANAMAN BAWANG MERAH (ALLIUM ASCALONICUM L.)


Pengarang

RAFIFUDDIN - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1305101050100

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN
RAFIFUDDIN. 1305101050100. “Aplikasi Beberapa Jenis dan Dosis Fungisida Nabati untuk Mengendalikan Penyakit Moler (Fusarium oxysporum) pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.)” dibawah bimbingan Tjut Chamzurni sebagai pembimbing utama dan Marlina sebagai pembimbing anggota.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis fungisida nabati dengan dosis yang berbeda dalam mengendalikan penyakit moler pada tanaman bawang merah dan interaksi keduanya. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Penyakit Tumbuhan dan Kebun Percobaan Sektor Timur, Komplek Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan dari bulan Januari sampai dengan Maret 2020.
Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 4 yang terdiri dari 2 faktor dengan 3 ulangan, setiap satuan percobaan terdiri dari 2 unit, dengan demikian 3 x 4 x 3 x 2 sehingga terdapat 72 unit percobaan. Faktor pertama yaitu; jenis fungisida (F) terdiri dari 3 taraf yaitu : F1 : Daun nimba, F2 : Daun cengkeh, F3 : Daun sirsak. Faktor kedua, dosis fungisida (D) dengan 4 taraf yaitu : D0 : 0 (Kontrol), D1 : 2 g/kg tanah, D2 : 4 g/kg tanah, D3 : 6 g/kg tanah.
Hasil penelitian menunjukkan jenis fungisida nabati berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman pada umur 2 MST dan 4 MST, berat basah per sample tanaman serta jumlah umbi per sample tanaman. Pada persentase tanaman terserang dan tinggi tanaman pada umur 6 MST, 8 MST serta 10 MST jenis fungisida nabati tidak berbeda nyata. Jenis fungisida nabati terbaik dalam mengendalikan penyakit moler (Fusarium oxsysporum) pada tanaman bawang merah adalah jenis fungisida daun cengkeh.
Dosis fungisida nabati perpengaruh nyata terhadap persentase tanaman terserang pada umur 2 MST, 4 MST, 6 MST 8 MST dan 10 MST, tinggi tanaman pada umur 2 MST, 4 MST, 6 MST, 8 MST dan 10 MST, berat basah per sample tanaman serta jumlah umbi per sample tanaman. Dosis fungisida nabati terbaik dalam mengendalikan penyakit moler (Fusarium oxsysporum) pada tanaman bawang merah adalah 2 g/kg tanah pada fungisida daun cengkeh.
Terdapat interaksi antara perlakuan jenis dan dosis fungisida nabati terhadap persentase tanaman terserang pada umur 10 MST, tinggi tanaman pada umur 4 MST dan 6 MST serta jumlah umbi per sample tanaman. Adapun kombinasi perlakuan jenis dan dosis fungisida terbaik pada penelitian ini dalam mengendaliakan penyakit moler (Fusarium oxsysporum) pada tanaman bawang merah adalah nabati daun cengkeh dengan dosis 2 g/kg tanah.?

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK