KEANEKARAGAMAN SERANGGA PARASITOID PADA BERBAGAI UMUR TANAMAN PADI SAWAH (ORYZA SATIVA L.) DI KABUPATEN PIDIE DAN PIDIE JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

KEANEKARAGAMAN SERANGGA PARASITOID PADA BERBAGAI UMUR TANAMAN PADI SAWAH (ORYZA SATIVA L.) DI KABUPATEN PIDIE DAN PIDIE JAYA


Pengarang

UMAR MUKHTAR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1609200190026

Fakultas & Prodi

Fakultas / / PDDIKTI :

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

RINGKASAN


UMAR MUKHTAR. 1609200190026. Keanekaragaman Serangga Parasitoid pada
Berbagai Umur Tanaman Padi Sawah (Oryza sativa L.) di Kabupaten Pidie dan
Pidie Jaya. Dibawah bimbingan Husni sebagai pembimbing utama dan Jauharlina
sebagai pembimbing anggota.

Persawahan secara teoritis merupakan ekosistem yang tidak stabil.
Kestabilan ekosistem persawahan tidak hanya ditentukan oleh keanekaragaman dan
struktur komunitas, tetapi juga oleh sifat-sifat komponen serta interaksi antar
komponen ekosistem juga mempengaruhinya. Hasil penelitian mengenai kajian
habitat menunjukkan bahwa tidak kurang dari 700 serangga termasuk parasitoid
dan predator ditemukan di ekosistem persawahan dalam kondisi tanaman tidak ada
hama, khususnya hama wereng batang cokelat. Hasil penelitian tersebut
menunjukkan bahwa komunitas persawahan ternyata beranekaragam.
Usaha dalam peningkatan produksi padi, dapat dilakukan dengan cara,
intensifikasi, ekstensifikasi, dan diversifikasi pertanian. Namun dalam upaya
meningkatkan produksi tanaman padi, terdapat berbagai kendala yang ditemukan
yaitu adanya serangan hama yang merupakan salah satu kendala dalam
mempertahankan dan meningkatkan produksi pangan di Indonesia khususnya
tanaman padi sawah.

Penggunaan varietas unggul mempunyai konsekuensi terhadap peningkatan
aplikasi insektisida karena populasi hama meningkat serta keanekaragaman hayati
menurun. Hal ini dapat mengancam sistem pertanian berkelanjutan. Kenyataan di
lapangan menunjukkan bahwa hama tanaman padi memiliki berbagai jenis musuh
alami. Adanya hama tersebut belum dapat dikendalikan secara optimal, sehingga
mengakibatkan kerugian yang cukup besar, baik berupa kehilangan hasil,
penurunan mutu serta penurunan pendapatan petani kurang lebih 70 spesies hama
yang merusak tanaman padi dan sekitar 20 spesies merupakan hama utama.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keragaman dan kelimpahan
parasitoid yang terdapat pada tanaman padi sawah di Kabupaten Pidie dan Pidie
Jaya. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juli sampai Desember 2018.
Pengambilan sampel parasitoid dilakukan pada sawah petani di Kabupaten Pidie
dan Pidie Jaya. Penelitian ini menggunakan metode survey dan analisis, difokuskan
pada keanekaragaman parasitoid Hymenoptera. Sampling serangga dilakukan
dengan metode purposive sampling.
Hasil penelitian menunjukkan baik di Kabupaten Pidie maupun Kabupaten
Pidie Jaya menunjukkan bahwa indeks kekayaan spesies, indeks kenekaragaman
dan indeks kemerataan serangga parasitoid semakin meningkat dengan
meningkatnya umur tanaman padi sawah. Rata-rata indeks kekayaan spesies
terendah pada umur tanaman padi 30 HST sebesar 1,51 dan tertinggi pada umur 60
HST sebesar 2,05 ; rata-rata indeks keanekaragaman terendah pada umur 30 HST
sebesar 1,24 dan tertinggi pada umur 45 HST sebesar 2,02 ; rata-rata indeks
kemerataan terendah pada umur 30 HST sebesar 0,55 dan tertinggi pada umur 45
HST sebesar 0,92.

Kata Kunci : keanekaragaman parasitoid, struktur komunitas, jumlah individu,
kesamaan komunitas, kekayaan famili.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK