PENERAPAN MODEL SITUATION BASED-LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENERAPAN MODEL SITUATION BASED-LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN KEMANDIRIAN BELAJAR SISWA SMP


Pengarang

SITI MULIA - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1706203020013

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Matematika (S2) / PDDIKTI : 84102

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Keterampilan berpikir kritis penting dan harus dikuasai oleh peserta didik. Keterampilan berpikir kritis dapat membantu peserta didik untuk berpikir secara lebih baik dan beralasan agar dapat menganalisis suatu masalah maupun memberikan argumen yang baik berdasarkan pada suatu kajian yang mendalam sehingga mampu menentukan solusi dari masalah yang dihadapi, namun keterampilan berpikir kritis siswa masih rendah. Kemandirian belajar juga merupakan aspek yang penting karena dapat mengembangkan keterampilan akademik peserta didik, namun kemandirian belajar matematika siswa juga masih rendah. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kemandirian belajar ialah dengan menerapkan model Situation-Based Learning (SBL). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Situation-Based Learning (SBL) dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kemandirian belajar siswa. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan sampel penelitian siswa kelas VIII SMPN 1 Samudera. Teknik pengumpulan data diperoleh melalui tes awal dan tes akhir keterampilan berpikir kritis dengan 3 indikator yang diukur yaitu interpretasi, analisis, dan evaluasi, serta angket kemandirian belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan keterampilan berpikir kritis matematis dan kemandirian belajar matematika siswa yang dibelajarkan dengan menggunakan model pembelajaran SBL. Efektivitas model pembelajaran SBL dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis matematis sebesar 0,63 tergolong dalam kategori sedang dengan besaran efek sebesar 1,80 artinya memiliki ukuran perbedaan peningkatan keterampilan berpikir kritis yang signifikansi. Efektivitas model pembelajaran SBL dalam meningkatkan kemandirian belajar matematika sebesar 0,61 tergolong dalam kategori sedang dengan besaran efek sebesar 3,00 artinya memiliki ukuran perbedaan peningkatan kemandirian belajar matematika yang signifikansi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK