<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89504">
 <titleInfo>
  <title>INTRUSI AIR LAUT DITINJAU DARI SUMUR PENDUDUK, MESJID RAYA KABUPATEN ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ILHAM SYAHPUTRA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Kawasan Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar merupakan salah satu wilayah pesisir yang masyarakatnya banyak menggunakan air tanah untuk aktifitas sehari-hari. Air tanah atau air sumur yang berada dekat dengan pantai, menjadikan sumur tersebut besar kemungkinan akan terintrusi air laut. Perbedaan tinggi muka air tanah dan tinggi muka air laut ini juga akan mengakibatkan air laut akan mencemari air tanah sehingga air tanah menjadi payau bahkan asin. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kadar garam secara spasial pada sumur penduduk di daerah pesisir pantai Mesjid Raya Kabupaten Aceh Besar. Metode penentuan sampel sumur menggunakan purposive sampling berdasarkan sumur yang paling dekat dengan laut di sepanjang lokasi garis pantai. Pada metode tersebut didapatkan bahwa ada 33 sumur penduduk yang kemudian disampling dengan 3 kali pengulangan di setiap sumur untuk dihitung suhu, pH, dan salinitas. Dari 33 sampel air sumur yang diambil diperoleh hasil nilai suhu dengan kisaran 28 - 35 oC, pH dengan kisaran nilai 6,67 - 7,7 dan salinitas dengan kisaran nilai 1 - 9 ppt. Hasil uji korelasi antara salinitas dan jarak menunjukkan bahwa salinitas dipengaruhi oleh jarak sebesar 4,17% sedangkan 95,83% dipengaruhi oleh faktor lain. Berdasarkan hasil pengujian nilai suhu, pH dan salinitas air sumur penduduk dapat digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, tetapi tidak diperuntukkan untuk air minum. Secara keseluruhan sampel air sumur penduduk di Kecamatan Mesjid Raya yang diuji memiliki nilai salinitas rata-rata 3,1 ppt, nilai ini menunjukkan kondisi air sumur yang telah terkontaminasi dengan air asin dan tergolong ke dalam kategori payau. Berdasarkan nilai yang diperoleh menunjukkan bahwa kondisi air sumur penduduk di daerah tersebut telah terintrusi air laut.&#13;
&#13;
Kata kunci: Air tanah, Intrusi air laut, Salinitas.&#13;
?&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89504</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-29 12:11:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-29 15:49:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>