<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89503">
 <titleInfo>
  <title>APLIKASI METODE MODIFIKASI ALGORITMA KRUSKAL DALAM PENENTUAN RUTE MINIMUM PARIWISATA (STUDI KASUS:</title>
  <subTitle>PARIWISATA KOTA BANDA ACEH)</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>T.M. HAIKAL</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kota Banda Aceh merupakan salah satu kota yang menjadi pilihan untuk berwisata karena memiliki berbagai macam pariwisata. Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam berwisata adalah menentukan jadwal dan jarak minimum pariwisata. Setiap wisatawan pasti ingin memilih jarak yang lebih minimum untuk mencapai tempat wisata agar dapat menghemat waktu, biaya, dan tenaga saat berwisata. Penelitian ini bertujuan untuk meminimumkan jarak antar 10 objek wisata di Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan berupa pengembangan dari algoritma Kruskal yang disebut sebagai modifikasi algoritma Kruskal. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah modifikasi algoritma Kruskal yang kemudian digunakan untuk menentukan minimum jarak antar 10 objek wisata dan jarak minimum antar 10 objek wisata sebesar 21,5 km yang dimulai dari objek wisata Makam Syiah Kuala, Kapal Tsunami Lampulo, Taman Sulthanah Safiatuddin, Hutan Kota, Mesjid Raya Baiturrahman, Museum Aceh, Taman Sari Gunongan, Museum Tsunami, PLTD Apung dan berakhir di Pantai Ulee Lheue atau sebaliknya. Kemudian dilakukan perbandingan dengan solusi menggunakan algoritma Kruskal dari hasil tersebut dan didapatkan selisih jarak sebesar 2,7 km. Sehingga dapat disimpulkan bahwa solusi modifikasi algoritma Kruskal lebih optimal dibandingkan dengan algoritma Kruskal untuk kasus pencarian rute minimum. Sebuah aplikasi untuk menampilkan rute sesuai dengan hasil yang diperoleh juga dikembangkan untuk mempermudah wisatawan dalam mencari rute minimum pariwisata Kota Banda Aceh.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89503</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-29 12:05:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-29 15:31:03</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>