IMPLEMENTASI PROGRAM REHABILITASI SOSIAL PECANDU NARKOTIKA DI BALAI REHABILITASI SOSIAL KORBAN PENYALAHGUNAAN NAPZA “INSYAF” MEDAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

IMPLEMENTASI PROGRAM REHABILITASI SOSIAL PECANDU NARKOTIKA DI BALAI REHABILITASI SOSIAL KORBAN PENYALAHGUNAAN NAPZA “INSYAF” MEDAN


Pengarang

Muhammad Aulia Rifandi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1606101010030

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (S1) / PDDIKTI : 87205

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Rifandi, Muhammad Aulia. 2021. Implementasi Program Rehabilitasi Sosial Pecandu Narkotika di Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza “Insyaf” Medan. Skripsi, Jurusan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:

1) Drs. M. Nasir Basyah, M.Si 2) Erna Hayati SH., M.Hum

Kata Kunci :Implementasi Program, Rehabilitasi Sosial, Pecandu Narkotika, BRSKP “Insyaf” Medan

Skripsi ini berjudul “Implementasi Program Rehabilitasi Sosial Pecandu Narkotika di Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza “Insyaf” Medan”. Permasalahan yang ingin diangkat pada penelitian ini adalah (1) Implementasi Program Rehabilitasi Sosial Pecandu Narkotika di Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza “Insyaf” Medan (2) Apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program rehabilitasi sosial pecandu narkotika di Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza “Insyaf” Medan. Adapun tujuan penelitian ini adalah (1) Untuk mendeskripsikan bagaimana implementasi program rehabilitasi sosial pecandu narkotika di Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza “Insyaf” Medan. (2) Untuk mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program rehabilitasi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dan pendekatan deskriptif.Pengumpulan data yang dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi pada Balai Rehabilitasi Sosial Korban Penyalahgunaan Napza “Insyaf” Medan.Subjek penelitian ini berjumlah 13 orang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan program BRSKP “Insyaf” Medan menggunakan metode Therapteutic Community, yaitu sekelompok orang yang memiliki masalah yang sama untuk saling membantu dalam menghadapi masalah yang dihadapinya. Kegiatan pelaksanaan rehabilitasi sosial terdiri dari 4 hal, yaitu: (1) Pembinaan Fisik, (2) Pembinaan Mental, (3) Pembinaan Sosial, (4) Pembinaan Keterampilan. Keseluruhan program telah dilaksanakan dengan baik dan saling berkoordinasi antar petugas.Selain itu juga penerima manfaat merasa metode dan program yang dipakai sangat sesuai.Kendala yang ditemukan adalah kurangnya fasilitas pendukung, jumlah SDM seperti psikolog dan konselor, tidak adanya pembagian program berdasarkan umur, penerima manfaat yang ingin melarikan diri serta tidak adanya indikator keberhasilan program dan evaluasi terhadap program.Kesimpulan dari penelitian ini adalah program rehabilitasi sosial secara keseluruhan sudah dilaksanakan dengan baik dan saling berkoordinasi antar petugas.Namun dalam menjalankan program terdapat kendala mulai dari fasilitas, SDM dan juga penerima manfaat yang sulit terbuka dan ingin melarikan diri.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK