<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89477">
 <titleInfo>
  <title>PERAMALAN PERKEMBANGAN KASUS POSITIF COVID-19 DI ACEH DENGAN MENERAPKAN METODE SINGLE MOVING AVERAGE (SMA), WEIGHTED MOVING AVERAGE (WMA) DAN EXPONENTIAL SMOOTHING</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DEANTIE SIANGGITARI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Covid-19 adalah penyakit baru yang telah menjadi pandemi. Penyakit ini harus diwaspadai karena penularannya yang relatif cepat dan belum ditemukannya obat-obatan atau vaksin yang dapat mengatasi penyebarannya. Covid-19 yang hadir ditengah-tengah masyarakat pada tahun 2020 ini sungguh menyita perhatian dan membawa dampak pada perekonomian Indonesia khususnya di Aceh. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk meramal angka penyebaran kasus positif Covid-19 di Aceh kedepannya dengan menerapkan metode Single Moving Average (SMA), Weighted Moving Average (WMA) dan Exponential Smoothing. Peramalan ini dilakukan dengan bantuan software POM QM, dengan menggunakan data sebanyak 120 hari. Dari hasil analisis metode Single Moving Average 2 periode, diperoleh sebanyak 8 orang untuk peramalan bulan Januari dengan MAPE sebesar 70,64%. Pada metode Weighted Moving Average (WMA) didapat sebanyak 9 orang dengan MAPE sebesar 73,30% . Metode Exponential Smoothing dengan ? = 0,9 memperoleh sejumlah 6 orang untuk peramalan bulan Januari dengan MAPE sebesar 74,92%. Hasil yang diperoleh setelah dilakukan perhitungan dati ketiga metode tersebut, metode Single Moving Average 2 periode memiliki error yang paling baik dibandingkan metode lainnya.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Covid-19 , Single Moving Average (SMA), Exponential Smoothing,&#13;
         Weighted Moving Average (WMA), Peramalan.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89477</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-28 23:05:52</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-29 12:12:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>