HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN GADGET DAN ISTIRAHAT MATA TERHADAP ASTHENOPIA PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

HUBUNGAN DURASI PENGGUNAAN GADGET DAN ISTIRAHAT MATA TERHADAP ASTHENOPIA PADA MAHASISWA UNIVERSITAS SYIAH KUALA


Pengarang

FADHILATUL HUSNA HR - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1707101010052

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Asthenopia merupakan kondisi subjektif yang terjadi pada mata karena upaya yang berlebihan otot siliaris mata yang mengalami kontraksi maksimal untuk memfokuskan penglihatan dalam waktu yang lama. Penerapan sistem pembelajaran secara daring pada masa pandemi covid-19 menyebabkan peningkatan durasi penggunaan gadget seperti komputer, laptop, smartphone dan tablet, sehingga durasi istirahat mata juga akan menurun untuk menunjang proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi penggunaan gadget dan istirahat mata terhadap asthenopia pada mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Jenis penelitian ini analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik simple random sampling dengan jumlah 364 responden yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang terdiri dari 74 responden dari Fakultas Hukum, 55 responden dari Fakultas Kedokteran Hewan dan 235 responden dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner secara online melalui googleform. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 78,8% mahasiswa mengalami asthenopia dengan rincian tingkatan: 103 responden (28,3%) asthenopia ringan, 110 responden (30,2%) asthenopia sedang dan 74 responden (20,3%) asthenopia berat. Hasil analisis menggunakan uji korelasi Spearman, menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara durasi penggunaan gadget terhadap asthenopia dengan nilai p=0,029 dan durasi istirahat mata terhadap asthenopia dengan nilai p=0,024 pada mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Kesimpulan penelitian ini adalah peningkatan durasi penggunaan gadget dan durasi istirahat mata kurang dari 10 menit dapat menyebabkan terjadinya asthenopia pada mahasiswa Universitas Syiah Kuala.

Kata Kunci : Durasi Penggunaan Gadget, Istirahat Mata, Asthenopia

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK