Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
STANDARISASI RESEP ABON IKAN BELANAK (MOOLGARDA SEHELI)
Pengarang
Ade Amelia - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1606104010030
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (S1) / PDDIKTI : 83206
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Ade Amelia. 2020. Standarisasi Resep Abon Ikan Belanak (Moolgarda seheli). Skripsi
Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Keguruan dan Ilmu
Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Yuli Heirina Hamid, S.Pd, M.Si (2) Laili Suhairi, S.Pd., M.Si
Kata kunci: Ikan Belanak, Abon Ikan, Abon Ikan Belanak, Karakteristik Organoleptik
Ikan belanak mempunyai nama latin Moolgarda seheli, merupakan jenis ikan laut tropis dan
subtropis yang bentuknya hampir menyerupai ikan bandeng. Ikan belanak merupakan jenis
ikan pelagis (benthopelagic) yang bersifat katadromus, dapat hidup di perairan air tawar
seperti sungai, estuary dan laut dengan kedalaman sampai 120 meter. Abon merupakan produk
daging awetan yang sudah lama dikenal masyarakat. Ikan belanak sangat tinggi protein yaitu
sekitar 17,64-19,57%. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh karakteristik
organoleptik ?warna, aroma, tekstur, dan rasa? terhadap abon ikan belanak, mengetahui resep
standar abon ikan belanak, mengetahui daya terima konsumen terhadap abon ikan belanak,
mengetahui mutu simpan abon ikan belanak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen
dengan pendekatan kuantitatif. Tempat dan waktu penelitian dilakukan di Laboratorium Tata
Boga Prodi PKK FKIP Unsyiah. Data uji pengamatan dianalisis dengan menentukan nilai
rata-rata (mean) dari total nilai narasumber. Data uji penerimaan menggunakan anava satu
jalur dari konsumen. Kemudian dianalisis dengan menggunakan LSD pada taraf 0,05. Hasil uji
pengamatan karakteristik organoleptik dan uji penerimaan abon ikan dengan menggunakan
ikan belanak oleh narasumber dan konsumen menunjukkan bahwa penilaian warna, aroma,
dan rasa terdapat pada perlakuan kedua dengan kode AB1 dengan memperoleh nilai yang
lebih tinggi dibandingkan abon ikan belanak perlakuan ketiga dengan kode AB2 dan
perlakuan pertama dengan kode AB0. Mutu simpan abon ikan dengan menggunakan daging
putih ikan belanak yang dilakukan selama 21 hari (tiga minggu) dapat bertahan selama 20 hari
didalam wadah kedap udara. Diharapkan pembaca dapat memproduksi dan mengkonsumsi
ikan belanak tidak hanya dijadikan sebagai laukpauk saja melainkan makanan inovasi lainnya
seperti produk abon ikan. Masyarakat diharapkan membudidayakan ikan belanak (Moolgarda
seheli) karena kandungan gizi yang tinggi dan memiliki manfaat bagi tubuh. Kepada peneliti
berikutnya dapat melakukan penelitian mengolah jenis penganan lain dengan menggunakan
bahan baku ikan belanak dan melakukan uji proksimat untuk mengetahui kadar karbohidrat,
protein, lemak, abu dan air.
Tidak Tersedia Deskripsi
PENGARUH PENAMBAHAN KONSENTRASI IKAN BELANAK (MOOLGARDA SEHELI) TERHADAP DAYA TERIMA KONSUMEN PADA PRODUK RENGGINANG (CUT JULYA RESSA, 2021)
STANDARISASI RESEP SUMPIA ABON IKAN KEMBUNG (RASTRELLIGER KANAGURTA) DENGAN PENAMBAHAN REMPAH ANDALIMAN (ZANTHOXYLUM ACANTHOPODIUM, DC) (Irawati Fitriani, 2019)
STANDARISASI RESEP ABONRNSUKUN (ARTOCARPUS ALTILIS) (Manna Futia, 2015)
STUDI KOMPARATIF PENDAPATAN USAHA ABON IKAN DAN USAHA IKAN KAYU CHIP DI DESA LAMPULO KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH (NAZILLA ULFA, 2016)
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA ABON IKAN (STUDI KASUS USAHA DAGANG ABON IKAN DI KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH) (Erwin Agusdiansyah, 2019)