<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89317">
 <titleInfo>
  <title>PERAN PEREMPUAN PENCARI TIRAM DALAM MENUNJANG EKONOMI KELUARGA DI DESA SUKON KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Ummi Kalsum</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ummi  Kalsum ,  &quot;Peran  Perempuan  Pencari  Tiram  Dalam   Menunjang Ekonomi Keluarga  di Desa  Sukon  Kecamatan Simpang Tiga  Kabupaten  Pidie&quot; di bawah bimbingan Bapak Dr.Ir.Fajri Jakfar,  M.Sc selaku pembimbing pertama dan Bapak Dr.lr.Romano, M.S sclaku pembimbing kedua.&#13;
Status dan peran perempuan dalam keluarga di  Indonesia  masih  jauh dari status &quot;mitra  sejajar&quot;  secara utuh, tetapi   ada  pengakuan  yang  lebih   berarti  dalam pembangunan   sebagaimana   terbukti    dengan   adanya    Menteri    Pembedayaan Perempuan, yang secara drastis  naik statusnya hanya satu Pelita dari  Status Menteri Muda menjadi  Menteri Kabinet.  Hal ini didukung pula oleh cukup banyak LSM dan gerakan  pembangunan   seperti   Pembinaan   Kesejahteraan Keluarga  (PKK),  dharma wanita  dan  kegiatan lain yang  dimonitoring   oleh  perempuan.   Kesempatan  dan dukungan  ini  membuktikan bahwa di  Indonesia,  perempuan diharapkan sebagai &quot;ibu bangsa&quot;,  suatu  makhluk  yang  menentukan  nasib  dan masa depan  bangsa  Indonesia untuk dapat mandiri dan lestari  dalam pembangunan kesejahteraan bangsa.&#13;
Kondisi ekonomi keluarga yang pas-pasan, dan karena kondisi kerja suaminya sebagai  nelayan  menyebabkan tugas  dan  fungsi  secara  ideal  seolah-olah   menjadi kacau. Seorang ibu rumah tangga misalnya, secara ideal bertugas mengurus hal-hal yang berkaitan dengan  kerumahtanggaan,  sering juga pada  saat-saat  tertentu  harus siap menyumbangkan  pendapatan  keluarga atau bahkan menjadi  kepala keluarga.&#13;
Perempuan  pencari tiram adalah perempuan yang bek erja  mencari tiram, yang hasil dari pcnjualan tiramn  digunakan untuk  memenuhi  atau menunjang kebutuhan keluarga.   Jika tiram  tidak dijual  maka  tiram  tersebut  dikonsumsi  untuk anggota keluarga sendiri. Dengan demikian perempuan merupakan  salah satu tenaga kerja yang sering  terlibat dalam  pemenuhan  kebutuhan keluarga  selain ayah anak-anak.Berdasarkan  penjelasan   di   atas,  peneliti   tertarik    untuk  meneliti   tentang   Peran perempuan Pencari Tiram  Dalam Menunjang Ekonomi  Keluarga  di  Desa  Sukon Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Pidie.&#13;
Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode survey dengan cara melakukan pengamatan  langsung  ke  lapangan,  dan jumlah  keseluruhan populasi adalah 79 orang di Desa Sukon Kecamatan Simpang Tiga Kabupaten Pidie. Adapun metode pengambilan sampel dilakukan metode sensus. Karena desa ini merupakan rata-rata penduduk khususnya perempuan yang bermata  pencaharian  sebagai  pencari tiram Karakteristik responden yang  diteliti  meliputi  umur yang  rata-ratanya 3l sampai dengan 40 tahun,  pendidikannya rata-mata  SMU, dan jumlah tanggungannya rata-rata 3 orang. Karakteristik responden merupakan gambarang kondisi  responden yang  diteliti. Adapun jumlah keluarga  responden  yang  menjadi  objek penelitian  ini adalah   79  responden,   yang berada di   desa  Sukon   Kecamatan  Simpang  Tiga Kabupaten Pidie.Jumlah pendapatan yang diterima oleh perempuan pencari tiram dan suaminya rata-rata  per bulan  adaalah  Rp.  1.193.083,  sedangkan  pengelurannya Rp.  767.594.&#13;
Sisa pendapatan keluarga adalah  Rp. 425.489, ini digunakan untuk keperluan lainnya seperti untuk modal  usaha, membeli perabot, kendaraan dan ditabung. Disini sangatlah  jelas  terlihat  bahwa peran Perempuan pencari  tiram dalam  memenuhi kebutuhan keluarga setiap bulannya rata-rata Rp.   561.708, mampu mendukung atau menutupi  konsumsi  keluarga,  walaupun jumlahnya  tidak begitu besar tetapi  telah memberikan   kontribusi    serta  membantu    perekonomian keluarga.    Sehingga pendapatan yang diterima oleh perempuan  pencari tiram dapat dikatakan membantu keluarga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
t&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89317</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-25 11:40:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-25 11:43:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>