<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89197">
 <titleInfo>
  <title>FENOMENA ROKOK ELEKTRIK (VAPE) PADA KOMUNITAS VAPOR DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RIZKY ULFA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini mendeskripsikan tentang fenomena rokok elektrik pada komunitas vaper di kota Banda Aceh. Kehadiran rokok elektrik dikalangan masyarakat menyebabkan berbagai  perubahan  terjadi  terutama  pada  gaya  hidup  perokok,  yang  biasanya menggunakan  rokok  tembakau  biasa  kini  mereka  beralih  ke  rokok  elektrik  dengan berbagai alasan. Rokok tersebut merupakan salah satu bentuk gaya hidup yang sedang trend saat ini dikalangan masyarakat modern yang aktif dalam mengkonsumsi rokok. Adapun  masalah  dari  penelitian  ini  adalah  untuk  melihat  bagaimana    anggota  dari komunitas  vaper  memahami  konsep/makna  rokok  elektrik  sebagai  suatu  gaya  hidup baru  pada  kehidupan  sehari-hari  mereka.  Jenis  peneilitian  ini  adalah  penelitian kualitatif  dengan  menggunakan  pendekatan  deskriptif  dan  menggunakan  metode observasi  dan  wawancara  sebagai  metode  pengumpulan  data.  Teori  yang  digunakan adalah  teori  masyarakat  konsumsi  dari  Jean  P.  Baudirllard.  Hasil  yang  di  dapat  dari penelitian  ini  adalah  rokok  elektrik  yang  sudah  menjadi  trend  bagi  kebanyakan penikmat rokok terutama pada komunitas  vaper kota Banda Aceh  mampu merubah perspektif  mereka  dalam  kegiatan  konsumsi  dimana  mereka  saat  ini  hanya  melihat suatu barang berdasarkan nilai tanda/simbol yang melekat pada rokok tersebut. mereka membeli  tidak  bedasarkan  suatu  kebutuhan  melainkan  memiliki  tanda/simbol tersendiri. Hal ini yang disebut dengan simulacra. Persepsi seperti ini dapat dibentuk oleh media massa seperti iklan yang sering kita jumpai di media sosial. Dari persepsi tersebut, dapat kita lihat bahwa komunitas vaper sudah membentuk realitas baru bagi mereka sendiri melalui rokok elektrik.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89197</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-23 16:48:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-26 15:29:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>