PEMANFAATAN ARANG AKTIF DARI LIMBAH KOPI SEBAGAI BIOSORBEN LOGAM BESI(II) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PEMANFAATAN ARANG AKTIF DARI LIMBAH KOPI SEBAGAI BIOSORBEN LOGAM BESI(II)


Pengarang

ANNISA HIDRAYATI - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1606103040059

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Kata Kunci: Limbah kopi, Arang aktif, Fe(II), Karakterisasi, Kondisi optimum.

Salah satu ion logam yang terkandung dalam air yaitu besi (Fe), berupa ferro(Fe2+) ataupun ferri (Fe3+). Limbah bubuk kopi yang telah dikonsumsi dapat dijadikan sebagai arang aktif karena bersifat renewable dan dapat menurunkan kadar ion Fe(II). Oleh karena itu perlu dilakukan Pemanfaatan Arang Aktif dari Limbah Kopi Sebagai Biosorben Logam Fe(II). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis karakteristik arang aktif dari limbah bubuk kopi sebagai biosorben Fe(II), menganalisis kondisi optimum adsorpsi Fe(II), dan menjelaskan jenis isoterm adorpsi Fe(II) oleh arang aktif dari limbah bubuk kopi. Proses preparasi arang aktif dari limbah bubuk kopi dilakukan melalui tiga tahap, yaitu dehidrasi, karbonisasi, dan aktivasi. Teknik pengaktivasian dilakukan serentak secara kimia dan fisika yaitu menggunakan ZnCl2 dan microwave. Penelitian ini menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM) dan desain yang digunakan adalah Central Composite Design (CCD). Metode analisis data dilakukan dengan menentukan kurva kalibrasi, kondisi optimum, dan kapasitas adsorpsi ion logam Fe(II). Arang aktif limbah kopi telah memenuhi standar karakterisasi arang aktif menurut SNI dengan kadar air sebesar 1,5%; kadar abu 4,7%; dan daya serap iodine 803,7 mg/g. Kondisi optimum yang didapatkan dari data analisis menggunakan CCD yaitu massa biosorben 15 mg, waktu kontak 6,7 menit, konsentrasi adsorbat 5 mg/L, dan pH adsorbat 6,2. Persen adsorpsi Fe(II) pada kondisi optimum diperoleh sebesar 99,86%. Jenis adsorpsi Fe(II) mengikuti pola isoterm Freundlich yang menghasilkan regresi linear (R2) sebesar 0,9973. Adsorpsi berlangsung secara fisisorpsi dan terjadi pada lapisan multilayer. Meskipun hasil penelitian ini sudah menunjukkan limbah kopi dapat dimanfaatkan sebagai biosorben logam Fe(II), tetapi perlu dilakukan penelitian lanjutan guna mengetahui volume dan ukuran pori, sehingga dapat ditentukan jenis pori dari arang aktif tersebut.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK