<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89193">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN LIMBAH KOPI SEBAGAI BAHAN BAKU BIOSORBEN METANAL (CH2O)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NEVY MARZYANI AULYA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Kata kunci: arang aktif, limbah kopi, adsorpsi, metanal (CH2O), Central Composite Design (CCD)&#13;
&#13;
Metanal (CH2O) merupakan salah satu komponen organik berbahaya yang terdapat dalam limbah hasil industri. Salah satu upaya yang dilakukan untuk meminimalisir dampak metanal ialah melalui proses adsorpsi menggunakan arang aktif dari limbah ampas kopi. Ampas kopi merupakan limbah yang belum banyak dimanfaatkan, sehingga perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan nilai tambahnya melalui pemanfaatan limbah kopi sebagai arang aktif untuk adsorpsi metanal. Dalam penelitian ini, arang aktif dari limbah kopi diaktivasi menggunakan ZnCl2 30% dengan rasio perbandingan antara aktivator dan arang aktif  3:1 di dalam microwave dengan daya 800 W selama 10 menit. Penelitian ini menggunakan metode Response Surface Methodology (RSM) yaitu Central Composite Design (CCD). Karakteristik arang aktif dipelajari terlebih dahulu dan diperoleh bahwa arang aktif limbah kopi memiliki kadar air (1,467%), kadar abu (4,735%) dan daya serap iodin (803,700 mg/g) yang telah memenuhi standar karakterisasi arang aktif menurut SNI. Proses adsorpsi metanal dilakukan dengan memvariasikan massa (0,5, 1 dan 1,5 g), waktu kontak (20, 50 dan 80 menit), konsentrasi (5, 10 dan 15 ppm), dan pH (2, 5 dan 8) untuk mengetahui kondisi optimum adsorpsi menggunakan CCD dengan bantuan aplikasi Minitab 16. Kondisi optimum yang diperoleh untuk masing-masing faktor yaitu massa 1,5 gram; waktu kontak 58,18 menit; konsentrasi 10,15 ppm; dan pH 2. Persen adsorpsi metanal pada kondisi optimum diperoleh sebesar 54,311%. Pengujian isoterm adsorpsi dilakukan pada kondisi optimum menggunakan isoterm Langmuir dan Freundlich dengan mevariasikan konsentrasi, dan diperoleh bahwa proses adsorpsi metanal menggunakan biosorben limbah kopi mengikuti pola isoterm Freundlich (R² = 0,9918) yang berlangsung secara fisisorpsi dan terjadi pada lapisan multilayer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa arang aktif dari limbah kopi dapat dimanfaatkan sebagai biosorben metanal.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89193</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-23 16:23:19</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-24 11:17:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>