<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89154">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISASI DAN DESKRIPSI PLASMA NUTFAH PADI (ORYA SATIVA L.) LOKAL ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nura</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>NURA. &quot;Karakterisasi  dan Deskripsi Plasma  Nutfah  Padi  (Oryza  sativa L.) Lokal Aceh, dibawah bimbingan Bakhtiar sebagai pembimbing utama Halimursyadah sebagai pembimbing anggota.Tujuan  penelitian   ini   adalah  untuk  mengkarakterisasi   dan   mendeskripsi pertumbuhan  vegetatif dan generatif dari  plasma  nutfah padi lokal  Aceh  yang nantinya dapat  diperoleh  karakter berbeda dari masing-masing varietas padi  lokal Aceh.&#13;
Penelitian  ini  dilaksanakan  di  Kebun  Percobaan dan Rumah Plastik Fakultas Peranian  Universitas Syiah Kuala, Darussalam  Banda Aceh dari bulan November 2009 sampai dengan bulan September 2010.  Bahan yang digunakan dalam penelitian ini  adalah  Benih  padi  varietas  lokal  Aceh,  tanah,  pupuk urea, KCI  dan SP-36, insektisida,  fungisida,  bakterisida, herbisida  dan  furadan. Sedangkan alat  yang digunakan adalah cangkul, ember berukuran  18  liter,  ayakan 8  mesh, timbangan digital dan tirbangan  duduk kapasitas 30 kg, handsprayer, meteran, petridish, kertas buram,  pipa selang untuk menyiram tanaman, plastik ukuran 250 g, jangka sorong dan busur, Bagan Wama Daun (BWD), rumah plastik dan alat tulis menulis.&#13;
Penelitian  ini menggunakan  analisis cluster, yaitu suatu analisis statistik yang bertujuan  memisahkan objek ke dalam beberapa  kelompok yang mempunyai  sifat berbeda antar kelompok yang satu dengan yang lain.Hasil  analisis  cluster disajikan  dalam  bentuk  dendogram.   Dendogram   dapat dipakai  untuk mengetahui  pengelompokan  dan  keragaman antar fenotip mcnggunakan software   berdasarkan SPSS versi 16.Varietas pada dendogram dikelompokkan berdasarkan jarak.Jarak ranting dari satu cluster dengan cluster yang lain  menunjukkan tingginya perbedaan kelas tersebut dengan   kelas  yang  lain. Varietas yang mirip  berada  dalam  kelompok  yang sama  dan  varietas dengan  data observasi  yangjauh berada dalam kelompok yang berbeda.&#13;
Hasil  penelitian   ini  menunjukkan bahwa terdapat  perbedaan   karakter antar varietas padi  lokal  Aceh.Pada karakterisasi  tinggi tanaman, varietas  yang tergolong berbatang  pendek adalah varietas  Pade Tinggong,  Seraguk,  Bo  Padang Semantok, IR 64,  Situ Patenggang dan varietas Asahan.Varietas dengan  tinggi  batang sedang adalah varietas  Dewi, Cantek Lembayung,  Aweh, Pade Pangku,  Sigodok, Pade Kapai Tamping, Pade Malaysia, Pade Lekat/Ketan dan Aria. Sedangkan  varietas  berbatang tinggi adalah varietas Semerie, Sigupai Pulo, Lekat Miera, Rasi Bubun, Pade Pinang Geudok, Pade Bo Rayek, Sepuluo dan Asi Putih Semantok  Wayla Pengelompokan  yang ditunjukan pada skala  5, mengelompokkan  varietas padi menjadi   IO   kelompok.   Pengelompokan   ini  didasarkan  atas   semua   karakteristik tanaman yang diamati baik kuantitatif maupun  kualitatif, sehingga dapat diperoleh kelompok  tanaman  yang memiliki  karakter yang berdekatan.   Kelompok   pertama terdiri dari  varietas Sigupai Pulo,  Rasi Bubun, Semerie, Asi  Putih  Semantok  Wayla,Sepuluo.  Kelompok  kedua terdiri  dari  varietas  Lekat  Miera  dan Pade  Bo  Rayek.&#13;
Kelompok ketiga terdiri dari varietas Pade Pangku, Pade Pinang  Geudok dan Pade Lekat/Ketan. Kelompok ke empat terdiri dari varietas Dewi, Pade Kapai Tamping, Pade Malaysia, Aria, Sigodok dan Seraguk. Kelompok kelima terdiri dari varietas Bo Padang  Semantok.  Kelompok  keenam terdiri   dari  varietas Cantek Lembayung. Kelompok ketujuh terdiri dari varietas Situ Patenggang. Kelompok ke delapan terdiri dari  varietas Pade Tinggong.  Kelompok kesembilan terdiri  dari  varietas  Aweh. Kelompok  kesepuluh  terdiri dari varietas  IR 64  dan Asahan.  Adanya informasi pengelompokkan tanaman  tersebut dapat  memudahkan pemulia  dalam melakukan persilangan untuk menghasilkan varietas baru yang sesuai dengan yang diharapkan.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89154</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-23 09:01:11</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-23 09:03:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>