<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89108">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN TRANSFUSI DARAH PADA OPERASI TERBUKA TULANG BELAKANG DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>dr. T. Fenny Novhera</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kehilangan darah dalam pembedahan tulang belakang berdampak signifikan terhadap morbiditas pasien. Mengidentifikasi prediktor transfusi darah dalam operasi tulang belakang membantu mengurangi jumlah kehilangan darah dan transfusi sel darah merah. Konsentrasi hemoglobin pasien sebelum operasi, metode pembedahan, jumlah level spinal yang dioperasi, riwayat penyakit paru dan penurunan jumlah darah autologus yang tersedia, merupakan faktor signifikan lain yang mempengaruhi kehilangan darah intraoperatif, lama operasi, transfusi darah dan lamanya rawatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kebutuhan transfusi darah pada operasi terbuka tulag belakang. Jenis penelitian secara deskriptif analitik dengan jumlah sampel 362 pasien yang menjalani operasi tulang belakang dengan variabel yang dinilai usia, jenus kelamin, indeks massa tubuh, durasi operasi, jumlah level fusi, dan kebutuhan transfusi darah. Total sampel 362 pasien yang menjalani operasi tulang belakang, didapatkan 57 pasien mendapatkan transfusi darah dan 305 pasien tidak mendapatkan transfusi darah, dengan analisis data kelompok jenis kelamin (p &gt; 0,05), usia (p &lt; 0,05), indeks massa tubuh (p &lt; 0,05), durasi operasi (p&gt;0,05), dana jumlah level fusi (p &lt; 0,05). Dari analisis multivariat diskiriminasi regresi logistik dengan indeks kepercayaan 95% menunjukkan kualitas diskriminasi faktor usia, indeks massa tubuh, dan jumlah level fusi terhadap kebutuhan transfusi darah pada pasien yang menjalani operasi terbuka tulang belakang adalah sebesar 60,7% (62,1-77,3) dan secara statistik bermakna dengan nilai p &lt; 0,001. Kesimpulan, faktor usia, indeks massa tubuh, dan jumlah level fusi berpengaruh terhadap kebutuhan transfusi darah pada operasi terbuka tulang belakang.&#13;
Kata kunci: transfusi darah, operasi terbuka tulang belakang.&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89108</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-22 10:57:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-22 15:12:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>