PENGARUH NANOEMULSI EKSTRAK PELEPAH TALAS (COLACASIA ESCULENTA (L.) SCHOOT) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA KULIT MENCIT (MUS MUSCULUS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH NANOEMULSI EKSTRAK PELEPAH TALAS (COLACASIA ESCULENTA (L.) SCHOOT) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR PADA KULIT MENCIT (MUS MUSCULUS)


Pengarang

Vivi Annisa - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1606103010016

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Biologi (S1) / PDDIKTI : 84205

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

584.64

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK

Annisa, Vivi. (2020). Pengaruh Nanoemulsi Ekstrak Pelepah Talas (Colacasia esculenta (L.) Schoot) terhadap Penyembuhan Luka Bakar pada Kulit Mencit (Mus musculus). Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing:
(1) Dr. Safrida, S.Pd., M.Si., (2) Devi Syafrianti, S.Pd., M.Si

Pelepah talas (Colacasia esculenta (L.) Schoot) merupakan salah satu bahan alami yang memiliki zat aktif untuk penanggulangan penyembuhan luka bakar. Pembuatan ekstrak pelepah talas dalam bentuk nanoemulsi dapat mempercepat proses penyerapan pada kulit mencit (Mus musculus). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian nanoemulsi ekstrak pelepah talas (Colacasia esculenta (L.) Schoot) terhadap penyembuhan luka bakar pada kulit mencit (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan metode eksperimen melalui percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 6 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 (kontrol negatif, tidak diberi perlakuan), P1 (kontrol positif, diberi obat komersial bioplacenton), P2 (Pelepah talas segar), P3 (diberi nanoemulsi ekstrak pelepah talas 15%), P4 (diberi nanoemulsi ekstrak pelepah talas 30%) dan P5 (diberi nanoemulsi ekstrak pelepah talas 45%). Parameter pada penelitian ini yaitu waktu mengecil diameter luka dan pertumbuhan rambut. Data dianalisis menggunakan Analisis Varian (ANAVA) dan uji lanjut Beda Nyata Terkecil (BNT) pada taraf uji 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata waktu mengecil diameter luka bakar paling cepat yaitu pada pemberian nanoemulsi ekstrak pelepah talas 30% adalah 12,5 hari dan pada pemberian nanoemulsi ekstrak pelepah talas 45% adalah 13,25 hari, dengan nilai Fhitung 45,125 > Ftabel 4,25. Rata-rata pertumbuhan rambut paling banyak pada mencit yaitu setelah pemberian nanoemulsi pelepah talas 30% adalah 11,5 mm dan pada pemberian nanoemulsi ekstrak pelepah talas 45% adalah 10,75 mm, dengan nilai Fhitung 196,74 > Ftabel 4,25. Simpulan dari penelitian ini pemberian nanoemulsi ekstrak pelepah talas berpengaruh terhadap penyembuhan luka bakar pada kulit mencit (Mus musculus) yang ditandai dengan mengecilnya diameter luka dan tumbuhnya rambut.
Kata Kunci: nanoemulsi, ekstrak, pelepah talas, luka bakar, mencit

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK