PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG DAN UMUR PINDAH BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN WORTEL (DAUCUS CAROTA L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGARUH DOSIS PUPUK KANDANG DAN UMUR PINDAH BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN WORTEL (DAUCUS CAROTA L.)


Pengarang

Alfin Khairulah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1405150010009

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agroteknologi (Gayo Lues) (S1) / PDDIKTI : 54212

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Alfin Khairulah. “ Pengaruh Dosis Pupuk Kandang dan Umur Pindah Bibit Terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Wortel (Daucus carota L.)” dibawah bimbingan Syamsuddin sebagai pembimbing utama dan Trisda Kurniawan sebagai pembimbing anggota.

RINGKASAN
Wortel merupakan jenis tanaman sayur menyehatkan untuk tubuh manusia sehingga perlu dibudidayakan, karena di dalam umbi wortel mengandung senyawa beta karoten serta bermacam-macam vitamin yang dapat menimbulkan kekebalan tubuh terhadap penyakit. Upaya untuk meningkatkan produksi wortel antara lain dengan menggunakan media tanam dan umur pindah bibit yang tepat. Media tanam dan umur pindah bibit dan umur pindah bibit serta interaksi antara kedua faktor perlakuan tersebut terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman wortel.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April sampai Juni 2019 di Desa Sere, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial. Faktor pertama adalah dosis pupuk kandang yang terdiri atas 3 taraf yaitu; pupuk kandang (10 ton ha-1), pupuk kandang (20 ton ha-1) dan pupuk kandang (30 ton ha-1), sedangkan faktor kedua adalah umur pindah bibit yang terdiri atas 3 taraf yaitu; 15 hari, 20 hari dan 25. Setelah parameter yang diamati dalam penelitian ini yaitu tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), diameter pangkal umbi (cm), panjang umbi (cm), dan berat umbi per tanaman (g)
Sebelum dilakukan penanaman terlebih dahulu benih tanaman wortel disemai. Setelah bibit tanaman wortel berumur 15, 20, 25 hari setelah semai, kemudian bibit dipindahkan dari masing masing media pembibitan ke 27 bedeng perlakuan. Penanaman dilakukan dengan cara ditanam di bedengan yang telah di siapkan lubang tanamnya yaitu 2-3 cm dengan jarak tanam 15 cm x 40 cm. Penanaman tanaman wortel dilakukan secara tersusun dan satu jalur.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosis pupuk kandang berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi tanaman umur 45 HST dan berat umbi, serta berpengaruh tidak nyata terhadap panjang daun umur 15, 30, 100 HST, jumlah daun umur 50, 100 HST, diameter umbi dan panjang umbi. Perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan pupuk kandang 20 ton ha-1. Sedangkan perlakuan umur pindah bibit berpengaruh sangat nyata terhadap berat umbi, serta berpengaruh tidak nyata terhadap tinggi daun umur 15, 30, 45,100 HST, jumlah daun umur 50, 100 HST, diameter umbi dan panjang umbi. Hasil tanaman wortel yang terbaik tedapat pada perlakuan umur pindah bibit 25 hari. Terdapat interaksi yang nyata antara dosis pupuk kandang dengan umur pindah bibit terhadap jumlah daun pada umur 50 HST dan berat umbi, namun terdapat interaksi tidak nyata terhadap tinggi tanaman umur 15, 30, 45,100 HST, jumlah daun umur 100 HST, diameter umbi dan panjang umbi. Hasil tanaman wortel yang terbaik terdapat pada kombinasi perlakuan dosis pupuk kandang 20 ton ha-1 dengan umur pindah bibit 25 hari.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK