ANALISIS PENDAPATAN PETANI TAMBAK IKAN BANDENG DENGAN POLA TRADISIONAL DI KECAMATAN TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISIS PENDAPATAN PETANI TAMBAK IKAN BANDENG DENGAN POLA TRADISIONAL DI KECAMATAN TRIENGGADENG KABUPATEN PIDIE JAYA


Pengarang

Abdilbar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0405102010001

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.372 7

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Abdilbar " Analisis Pendapatan Petani Tambak Ikan Bandeng Dengan Pola Tradisional Di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya", dibawah bimbingan Bapak Ir. Edy Marsudi, M.Si, selaku pembimbing utama dan Bapak Ir. M. Nasir Hawi, MS, selaku pembimbing kedua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keuntungan dan kelayakan usahatani tambak ikan bandeng di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya.
Metode penelitian yang diguanakan adalah metode survey. Penelitian ini
dilaksanakan di di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya, Penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (Purposive), berdasarkan pertimbangan bahwa di daerah tersebut memiliki tingkat produktivitas yang rendah dalam budidaya usahatani ikan bandeng, umumnya para petambak menggunakan pola tradisional dan keterbatasan biaya, tenaga serta waktu.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Bahwa analisi s pendapatan usaha petambak ikan bandeng dengan pola tradisional di Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya layak diusahakan. Hal ini dapat dilihat dari nilai penerimaan bersih adalah Rp 15.982.569, sedangkan perolehan BEP produksi sebesar 538,66 kg/ha dan untuk BEP harga untuk produksi yaitu sebesar Rp. 6.590/kg,-. Sedangkan ROI untuk produksi yaitu 2,12 %, maka hal ini dapat diartikan positif dimana setiap penambahan Rp. 100,- modal yang dikeluarkan maka akan menghasilkan sebesar Rp. 212 untuk. R/C 1,12 untuk setiap hasil produksinya artinya lebih besar dari 1% sehingga usaha tersebut dikategorikan menguntungkan dan layak untuk di usahakan.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK