<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89069">
 <titleInfo>
  <title>MAKNA CADAR DI KALANGAN MAHASISWI BERCADAR UIN AR-RANIRY ANGAKATAN 2015-2016</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>DIRA SASQIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gaya  fashion  penggunaan  cadar  merupakan  gaya  fashion  islami  yang  sering  kita amati  setiap  hari.  Apalagi  hal  tersebut  berada  pada  lingkungan  kampus  Islam seperti  UIN-  Ar-Raniry.  Ada  beberapa  hal  yang  mendasari  prilaku  penggunaan cadar  ini,  seperti  ada  yang  ingin  ikut  –  ikutan  dan  ada  juga  yang  ingin  hijrah  ke arah  yang  lebih  baik  dengan  menjaga  aurat  mereka.  Tujuan  dari  penelitian  ini ialah  untuk  mengetahui  makna  dari  perilaku  penggunaan  cadar  dan  motivasi terhadap  penggunaan  cadar.  Teori  yang  di  gunakan  dalam  penelitian  ialah  teori Interaksionalisme  Simbolik  George  Herbert  Mead  yang  memuat  tiga  konsep utama  yaitu  Mind,  Self,  dan  Society.  Metode  yang  digunakan  dalam  penelitia  ini ialah  metode  kualitatif  dengan  pendekatan  deskriptif.  Hasil  penelitian  ini menunjukkan  bahwa  makna  penggunaan  cadar  ialah  secara  Mind  penggunaan cadar  di  dasarkan  untuk  menjaga  kualitas  ibadah  mereka  dengan  menyebarkan syiar  kebaikan  menjaga  aurat.  Secara  Self  cadar  mampu  mempengaruhi  diri seseorang  karena  norma  baru  yang  ada  dalam  diri  nya  sejak  memutuskan  untuk menggunakan cadar tersebut, karena anggapan orang bahwa orang bercadar ialah orang  yang  tinggi  ilmu  agama,  sopan  prilaku,  dan  tertutup  secara  pergaulan. Secara  Society  cadar  membuat  mereka  menunjukkan  perubahan  prilaku  seperti rajin  berdoa  sebelum  melakukan  aktivitas,  atau  menggunakan  tata  bahasa  dalam interaksi  ke  dalam  Bahasa  Arab.  Secara  interaksi  dalam  kelompok  social  In  – Group  pengguna  cadar  memiliki  banyak  dukungan  dan  support  yang  membuat mereka  mampu  berinteraksi  dalam  waktu  yang  lama.  Sedangkan  dalam  interaksi sosial Out – Group, mereka mengalami banyak tekanan, perasaan sinis dari orang lain sampai ada yang tidak merasa betah dengan kehadiran mereka.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89069</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-19 11:44:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-19 15:34:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>