<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89068">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH TINGKAT INFLASI DAN PERTUMBUHAN PENDUDUK TERHADAP TINGKAT PENGANGGURAN DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Afrillia Fonna</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis adanya pengaruh tingkat  inflasi dan pertumbuhan  penduduk  terhadap     tingkat pengangguran di  Indonesia.  Penelitian  ini dilakukan di Indonesia dengan  menggunakan data  sekunder dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan literatur terkait lainnya dari tahun 1990 hingga tahun 2010.&#13;
Berdasarkan  hasil penelitian dapat  disimpulkan  bahwa tingkat inflasi secara statistik tidak berpengaruh terhadap tingkat pengangguran, dengan angka p-value nya sebesar 0,520.Walaupun secara  tori  Philips menyatakan  bahwa tingkat   inflasi dan tingkat  pengangguran memiliki  hubungan  keterkaitan. Pertumbuhan penduduk  bertanda negatif  yang  dapat    diartikan  bahwa  secara  statistik  pertumbuhan penduduk mempengaruhi  tingkat  pengangguran  di  Indonesia dengan  tingkat signifikan  p-value sebesar 0,014.Demikian juga   dengan R bemilai 0,29 berarti 29 persen variasi daripada variabel tingkat  pengangguran dapat  dijelaskan oleh fungsi  regresi, sedangkan lebihnya yaitu 71  persen dijelaskan  oleh variabel lain diluar model.&#13;
Dari hasil  penelitian yang diperoleh maka  diharapkan  kepada  pemerintah untuk mampu menekankan jumlah pengangguran  dengan mengatasi tingkat   pertumbuhan penduduk yang  terus&#13;
meningkat dengan cara membatasi tingkat kelahiran, yang dapat dilaksanakan  dengan   adanya  program   KB  (Keluarga  Berencana),serta  perlu  adanya kajian yang lebih lanjut kenapa hubungan ini negative yang menurut teori positif.&#13;
&#13;
Kata Kunci :  Inflasi, Pertumbuhan Penduduk, Pengangguran&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
 &#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89068</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-19 11:36:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-19 11:38:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>