<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="89054">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH FAKTOR SOSIAL EKONOMI TERHADAP KRIMINALITAS DI INDONESIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SILVIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menguji seberapa besar pengaruh pertumbuhan  ekonomi, pengangguran terbuka, kemiskinan, upah minimum, indeks pembangunan manusia, kepadatan penduduk dan penggunaan narkoba terhadap kriminalitas di Indonesia tahun 2010-2019. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kuantitatif dengan metode Data Panel (Pooled Data).  Data yang digunakan adalah data sekunder, data tersebut di dapatkan dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dari Statistik Kriminalitas. Pengujian Hipotesis digunakan dengan melakukan analisis regresi berganda. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi berpengaruh negatif dan signifikan, pengangguran terbuka berpengaruh positif dan tidak signifikan, kemiskinan, kepadatan dan penggunaan narkoba berpengaruh positif dan signifikan sedangkan upah minimum  riil dan indeks pembangunan manusia berpengaruh negatif dan tidak signifikan. Hasil penelitian ini berimplikasi kepada pemerintah perlu meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang stabil,  membuka lapangan pekerjaan baru yang menyerap banyak tenaga kerja, dan membuka balai latihan kerja (BLK), program pemerintah harus berpihak kepada orang miskin (pro poor) dengan alokasi anggaran, menetapkan upah minimum regional yang layak sesuai dengan perkembangan inflasi, adanya penyebaran penduduk maupun infrastruktur yang tersedia merata, adanya sosialisasi tentang bahaya narkoba, penegakan hukum yang ketat terhadap kriminalitas di Indonesia.</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>89054</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-19 09:39:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-19 10:20:06</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>