DETEKSI LOGAM BERAT DALAM DAGING KERANG SUNGAI MENGGUNAKAN TEKNIK LASER-INDUCED BREAKDOWN SPECTROSCOPY (LIBS) SEBAGAI PREKURSOR PENCEMARAN LINGKUNGAN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

DETEKSI LOGAM BERAT DALAM DAGING KERANG SUNGAI MENGGUNAKAN TEKNIK LASER-INDUCED BREAKDOWN SPECTROSCOPY (LIBS) SEBAGAI PREKURSOR PENCEMARAN LINGKUNGAN


Pengarang

Nur Akmalia - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1408102010011

Fakultas & Prodi

Fakultas MIPA / Fisika (S1) / PDDIKTI : 45201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Telah dilakukan deteksi logam berat dalam daging kerang sungai menggunakan teknik Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS) sebagai prekursor pencemaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik plasma yang dibangkitkan, kondisi eksperimen optimum serta kemampuan teknik LIBS untuk mendeteksi logam berat, seperti unsur Pb, Cu, Al, Zn, Mn, Hg, Fe, Cd, dan As pada sampel daging kerang sungai. Plasma dihasilkan dengan pemfokusan berkas laser terpulsa Nd:YAG dengan panjang gelombang 1.064 nm pada permukaan sampel menggunakan lensa dengan panjang fokus, f = 155 mm. Plasma dibangkitkan dalam lingkungan udara pada tekanan 1 atm (760 Torr). Emisi plasma dideteksi menggunakan sistem detektor optik kanal banyak (optical multichannel analyzer, OMA) dengan waktu tunda 100 ns dan lebar pulsa 50 µs. Plasma dikarakterisasi dengan suhu dan rapat elektron menggunakan metode Plot Boltzmann dan Saha Boltzmann. Garis emisi yang digunakan adalah garis emisi Mangan (Mn). Sampel daging kerang yang diuji dalam penelitian ini meliputi sampel kerang segar, sampel kerang pelet, sampel yang ditambahkan unsur logam berat (Pb, Mn, Zn, Al dan Cu) masing-masing 1%, serta sampel dengan variasi Cu 0.35%, 0.75%, 1.25% dan 5%. Hasil estimasi suhu plasma dari sampel daging kerang berkisar 5892.385 K-25351.7 K dan rapat elektron berkisar 4.76 x 1019 cm-3 – 6.70x1021cm-3. Pengujian membuktikan bahwa plasma daging kerang berada dalam local thermodynamics equilibrium (LTE). Teknik LIBS mampu mendeteksi kehadiran unsur logam berat dalam daging kerang, yaitu unsur Zn, Fe, Pb, Mn, Al, Cd dan Cu. Hasil ini menguatkan bahwa pengukuran dengan LIBS dapat dijadikan sebagai prekursor pencemaran sungai akibat penambangan liar.


Kata kunci: Laser-Induced Breakdown Spectroscopy (LIBS), Daging kerang, pencemaran logam berat, suhu plasma, densitas elektron, penambangan liar.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK