Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
STUDI PERBANDINGAN KEBOCORAN MIKRO ANTARA MATERIAL RESTORASI GLASS IONOMER CEMENT DAN ALKASITE PADA KAVITAS KLAS V
Pengarang
Raudhatul Jannah - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1713101010013
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran Gigi / Pendidikan Dokter Gigi (S1) / PDDIKTI : 12201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kebocoran mikro merupakan celah antara permukaan gigi dan restorasi yang dapat menyebabkan terjadinya kegagalan pada suatu restorasi. Glass Ionomer Cement dan Alkasite merupakan material restorasi dengan tampilan klinis yang baik, akan tetapi kekuatan mekanik GIC lebih rendah dari Alkasite dan kebocoran mikro masih terjadi pada kedua jenis restorasi ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan kebocoran mikro antara restorasi GIC dan Alkasite pada kavitas klas V berdasarkan durasi perlakuan selama 1 hari, 7 hari dan 30 hari. Bahan dan metode: Penelitian ini menggunakan 30 gigi premolar maksila yang dibagi menjadi enam kelompok. Kelompok A direstorasi dengan GIC dan kelompok B direstorasi dengan Alkasite. Kelompok A1 dan B1 direstorasi dan diberi perlakuan berupa penyimpanan didalam inkubator selama 1 hari, kelompok A2 dan B2 selama 7 hari, kelompok A3 dan B3 selama 30 hari. Seluruh spesismen disimpan dalam inkubator dengan suhu 37oC dan diisolasi dengan varnish nail kecuali area yang direstorasi sebelum dilakukan perendaman dengan methylene blue 1% pada suhu ruangan selama 1 hari. Spesimen dibersihkan dan dipotong secara logitudinal, kemudian diamati menggunakan stereomikroskop dan diberi skor 0-4. Hasil: Nilai rata-rata kebocoran mikro GIC dan Alkasite setelah 1 hari lebih besar dari 7 hari dan 30 hari. Perbandingan nilai rata-rata kebocoran mikro GIC dan Alkasite menunjukkan nilai rata-rata kebocoran mikro GIC lebih besar dari Alkasite. Akan tetapi, hasil uji analisis stastistik menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan kebocoran mikro yang signifikan antara restorasi GIC dan Alkasite setetelah 1 hari, 7 hari dan 30 hari (p>0.05).
Tidak Tersedia Deskripsi
STUDI PERBANDINGAN KEBOCORAN MIKRO ANTARA MATERIAL RESTORASI GLASS IONOMER CEMENT DAN ALKASITE PADA KAVITAS KLAS I (G.V BLACK) (MUHAMMAD KAHLIL GIBRAN, 2021)
PERBANDINGAN KEBOCORAN MIKRO ANTARA BASIS GIC CONVENTIONAL DAN RMGIC PADA RESTORASI RESIN KOMPOSIT NANOFILLER DENGAN TEKNIK SANDWICH (Citra Feriana Putri, 2015)
ANALISIS INTERFACE ANTARA MATERIAL RESTORASI GLASS IONOMER CEMENT (GIC) DAN ALKASITE DENGAN STRUKTUR GIGI MENGGUNAKAN SEM-EDX MAPPING (Widya Awalidityaningrum, 2023)
PERBANDINGAN KEBOCORAN MIKRO ANTARA BASIS GIC CONVENTIONAL DAN RMGIC PADA RESTORASI RESIN KOMPOSIT NANOFILLER DENGAN TEKNIK SANDWICH (Citra Feriana putri, 2023)
STUDI PENGGUNAAN ADHESIF TOTAL-ETCH DAN SELF-ETCH PADA RESTORASI RESIN KOMPOSIT NANOFILLER TERHADAP KEBOCORAN MIKRO PADA EMAIL (NISKA DARLIANTI, 2020)