STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI PENGOLAHAN COKLAT KOPERASI RIMBUN DI DESA BAROH MUSA KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

STRATEGI PENGEMBANGAN INDUSTRI PENGOLAHAN COKLAT KOPERASI RIMBUN DI DESA BAROH MUSA KECAMATAN BANDAR BARU KABUPATEN PIDIE JAYA


Pengarang

Irma Yani - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0805102010026

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

IRMA YANI "Strategi Pengembangan Industri Pengolahan Coklat Koperasi Rimbun di Desa Baroh Musa Kecamatan Bandar Baru Kabupaten Pidie Jaya" dengan pembimbing pertama Ibu Dr. Ir. Safrida, M.Si dan pembimbing kedua Ibu Agustina Arida, SP, M.Si.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor internal dan eksternal pada industri pengolahan coklat Koperasi Rimbun dan menetapkan jenis strategi pengembangan usaha yang tepat untuk diaplikasikan pada industri pengolahan coklat Koperasi Rimbun.
Objek penelitian ini berfokus pada pihak internal dan eksternal industri pengolahan coklat Koperasi Rimbun. Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari pengamnatan langsung di lapangan (observasi) dan wawancara langsung dengan pihak internal dan eksternal perusahaan yaitu pengelola industri dan anggota Koperasi Rimbun serta hasil pengisian kuesioner oleh konsumen coklat. Sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur dan bacaan lainnya. Metode analisis yang digunakan adalah analisis lingkungan internal, analisis lingkungan eksternal, analisismatriks Intemal-Eksternal, dan analisis SWOT.Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa analisis matriks Internal Factor Evaluation (IFE) menghasilkan skor total sebesar 3,31. Total skor IFE menunjukkan bahwa kemampuan industri pengolahan coklat Koperasi Rimbun berada pada kondisi internal kuat (3,0 - 4,0) dalam memanfaatkan kekuatan dan mengatasi kelemahan yang dimiliki perusahaan dalam mencapai keberhasilan perusahaan. Sedangkan analisis matriks Eksternal Factor Evaluation (EFE) menghasilkan total skor sebesar 2,87. Total skor EFE menunjukkan bahwa kemampuan industri pengolahan coklat Koperasi Rimbun berada pada kondisi eksternal sedang (2,0 - 2,99) dalam memanfaatkan kekuatan dan mengatasi kelemahan yang dimiliki perusahaan dalam mencapai keberhasilan perusahaan.
Untuk analisis matriks Internal-Eksternal (IE), hasil yang diperoleh dari matriks IFE dan EFE maka total skor matriks IFE sebesar 3,3l sedangkan total skor matriks EFE sebesar 2,87. Berdasarkan hasil perpaduan antara matriks IFE dan EFE, industri pengolahan coklat Koperasi Rimbun berada pada posisi sel IV. Strategi pada sel IV ini adalah strategi tumbuh dan kembangkan (growth dan build).
Tahapan analisis terakhir yaitu matriks SWOT Hasil dari matriks SWOT diperoleh lima alternatif strategi yang dapat digunakan perusahaan. Kelima alternatif strategi tersebut antara lain mempertahankan dan meningkatkan kualitas
produk serta pelayanan terhadap konsumen (SO1), melakukan kerjasama dengan lembaga keuangan (WO2), mengoptimalkan promosi (WO3), mengembangkan produk baru dengan menambah keberagaman produk (ST1), dan mengembangkan jaringan pemasaran (WT1).











Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK