<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="88967">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH PENGGUNAAN ANTIOKSIDAN,METODE PENGERINGAN DAN LAMA  PENYIMPANAN TERHADAP MUTU KELAPA PARUT KERING (DESICCATED COCONUT)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Eka Afiyanthi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2021</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Provinsi  Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) merupakan salah satu sentral perkebunan kelapa di  Indonesia.  Luas perkebunan  kelapanya   mencapai   110.233 Ha pada tahun  2002  dengan  tanaman  yang menghasilkan seluas  94.482  Ha dan produksinya  mencapai  73.043  ton.   Di  Provinsi  NAD  pemanfaatan  kelapa  yang terdaftar pada  Dinas  Perdagangan  dan  Perindustrian  yaitu  untuk    pembuatan minyak kelapa,  sabun  cuci,  sabun  mandi,  cuka makanan  (vinegar),  nata  de coco, arang  tempurung.  skim  milk,  kelapa  sangrai  giling.  makanan   ternak ,  pengolahan sabut, dan hatang kelapa.  Salah satu hasil olahan  kelapa yang belum dimanfaatkan oleh masyarakat Aceh adalah kelapa parut kering (desiccated  coconun).&#13;
Kelapa  parut kering  merupakan produk  kelapa yang diolah  sehingga dapat disimpan  dalam  jangka  waktu  lama  dan  mempermudah keperluan  memasak sehari-hari. Unsur kimia yang terbesar  di dalam  kelapa parut kering adalah lemak. Untuk   mencegah    kerusakan   lemak   yang   dapat   menurunkan   mutu    produk dilakukan  penambahan  antioksidan  dalam   beberapa tingkatan   konsentrasi,  dan variasi  metode   pengeringan.  Selanjutnya  kelapa  parut  kering   yang dihasilkan mnengalami peninjauan mutu dengan membandingkan mutu produk sebelum dan sesudah  penyimpanan.&#13;
Penelitian  ini   bertujuan   untuk   menentukan  jumlah  atau   konsentrasi antioksidan, metode pengeringan, dan melihat pengaruh penyimpanan  yang tepat untuk  mendapatkan mutu  kelapa  parut  kering  (desiccated coconut)  yang  terbaik. Penelitian  ini  dilaksanakan  menggunakan  model   Rancangan Acak   Kelompok (RAK)    faktorial   dengan    3    (tiga)   faktor,   yaitu  penggunaan   antioksidan   (@ tokoferol) (0%, 0,01%, 0,02%), tipe pengeringan (matahari. oven) dan lama penyimpanan   (0   bulan,    1 bulan).   Dengan    demikian  didapat  12   kombinasi perlakuan  dengan 2 ulangan  sehingga diperoleh   24 satuan  percobaan.   Parameter yang  diamati  pada  kelapa parut  kering  adalah adalah  rendemen,  kadar  air, kadar&#13;
lemak,  bilangan  asam, bilangan  peroksida dan uji organoleptik (warna, aroma rasa dan tekstur).&#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan   bahwa  lama  penyimpanan  berpengaruh sangat    nyata   (P</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>88967</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-03-16 15:25:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-03-16 15:25:46</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>