Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
RESPONS KULTUR TUNAS PUCUK TANAMAN TIN (FICUS CARICA L.) AKIBAT PEMBERIAN KONSENTRASI BENZYL AMINO PURINE DAN AIR KELAPA SECARA IN VITRO
Pengarang
SOPHIA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1605101050046
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Agroteknologi (S1) / PDDIKTI : 54211
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Tanaman tin (Ficus carica L.) merupakan tanaman buah semu yang termasuk keluarga Moraceae memiliki rasa manis dan berkhasiat sebagai obat. Tanaman tin dapat diperbanyak dengan biji, stek maupun cangkok. Namun cara tersebut banyak kekurangannya, salah satunya masalah akar yang sering terserang nematoda simpul akar (Meloidogyne incognita.) Oleh karena itu, dibutuhkan metode perbanyakan dengan kultur jaringan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi BAP dan air kelapa serta interaksi diantara kedua faktor terhadap pertumbuhan tunas pucuk tanaman tin secara in vitro. Penelitian dilaksanakan di Laboratorium Kultur Jaringan Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, Darussalam, Banda Aceh. Penelitian berlangsung dari bulan Juni sampai Desember 2020.
Penelitian ini terdiri dari 2 faktor, faktor pertama adalah konsentrasi BAP yang terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol, 1, 3 dan 5 mg L-1. Faktor kedua adalah konsentrasi air kelapa yang terdiri dari 4 taraf yaitu kontrol, 100, 200 dan 300 ml L-1, sehingga terdapat 16 kombinasi perlakuan. Penelitian ini menggunakan 4 kali percobaan dengan teknik sterilisasi yang berbeda. Sterilisasi cara I, II dan III terdiri dari 5 ulangan sehingga diperoleh 80 satuan percobaan. Sedangkan sterilisasi cara IV menggunakan 6 ulangan maka diperoleh 96 satuan percobaan. Setiap botol kultur ditanam satu eksplan pucuk tanaman tin. Peubah yang diamati adalah persentase eksplan hidup, persentase kontaminasi, persentase browning, umur tumbuh tunas, persentase pembentukan tunas, penambahan tinggi eksplan, jumlah daun, persentase pembentukan kalus, dan jumlah akar. Pengamatan terhadap semua peubah dilakukan setiap minggu mulai umur 1 sampai 8 Minggu Setelah Inisiasi (MSI).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sterilisasi cara IV memiliki pertumbuhan terbaik dibandingkan dengan cara sterilisasi yang lain. Pada umur 8 MSI, persentase eksplan hidup pada sterilisasi cara IV sebesar 23,95%, sehingga dapat dilihat pengaruh konsentrasi BAP dan air kelapa terhadap pertumbuhan eksplan pucuk tin. Kombinasi perlakuan konsentrasi BAP dengan air kelapa berpengaruh terhadap umur tumbuh tunas tercepat (7 HSI) dijumpai pada konsentrasi 200 ml L-1 air kelapa dan konsentrasi 3 mg L-1 BAP + 200 ml L-1 air kelapa. Persentase pembentukan tunas terbaik (100%) dijumpai pada konsentrasi 300 mL L-1 air kelapa. Penambahan tinggi eksplan terbaik (7,10 cm) dijumpai pada konsentrasi 200 mL L-1 air kelapa. Jumlah daun terbanyak (5,80 helai) dijumpai pada konsentrasi 1 mg L-1 BAP + 200 mL L -1 air kelapa. Persentase pembentukan kalus terbaik (50%) dijumpai pada konsentrasi 100 ml L-1 air kelapa dan 300 ml L-1 air kelapa. Jumlah akar terbanyak (17 buah) dijumpai pada konsentrasi 200 mL L-1 air kelapa.
Tidak Tersedia Deskripsi
INISIASI PUCUK TIN (FICUS CARICA L.) MENGGUNAKAN BEBERAPA KOMBINASI KONSENTRASI BENZYLAMINOPURINE DAN RNNAPHTHALENEACETIC ACID SECARA IN VITRO (YANTI SUCITAWATI TANJUNG, 2022)
RESPONS KULTUR TUNAS PUCUK TANAMAN TIN (FICUS CARICA L.) AKIBAT PEMBERIAN KONSENTRASI BENZYL AMINO PURINE DAN AIR KELAPA SECARA IN VITRO (SOPHIA, 2021)
RESPONS JENIS EKSPLAN MELATI (JASMINUN SAMBAC) TERHADAP BERBAGAI KONSENTRASI BAP SECARA IN VITRO (Fithriani, 2024)
PENGARUH KONSENTRASI BAP DAN NAA TERHADAP INDUKSI PUCUK TANAMAN TIN (FICUS CARICA L.) SECARA IN VITRO (MAYA ANDRIANI, 2023)
PENGARUH KOMBINASI INDOLE BUTYRIC ACID (IBA) DAN BENZIL AMINO PURINE (BAP) TERHADAP PEMBENTUKAN TUNAS DAN AKAR PADA KULTUR JARINGAN TANAMAN JARAK PAGAR (JATROPHA CURCAS L.) (M. Satria Fitri, 2022)