PENGEMBANGAN MODUL KIMIA BERBASIS EVERYDAY LIFE PHENOMENA PADA MATERI SISTEM KOLOID | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

PENGEMBANGAN MODUL KIMIA BERBASIS EVERYDAY LIFE PHENOMENA PADA MATERI SISTEM KOLOID


Pengarang

Ema Rahayu - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1606103040015

Fakultas & Prodi

Fakultas KIP / Pendidikan Kimia (S1) / PDDIKTI : 84204

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2021

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Materi koloid merupakan materi terakhir yang diajarkan di semester genap sehingga ketika peserta didik akan masuk materi koloid, guru hanya mengajarkan pada sebagian materi dan hanya memberi tugas di rumah karena jadwal ujian semester semakin dekat dan selanjutnya peserta didik hanya membaca sendiri materi koloid pada buku teks yang disediakan oleh sekolah. Kondisi yang demikian merupakan salah satu penyebab peserta didik kurang paham terhadap materi koloid yang berakibat pada ketidaktuntasan peserta didik dalam belajar. Telah dilakukan penelitian yang berjudul “Pengembangan Modul Kimia Berbasis Everyday Life Phenomena pada Materi Sistem Koloid” Tujuan penelitian ini adalah untuk: (1) Menganalisis kelayakan modul kimia berbasis everyday life phenomena pada materi sistem koloid, (2) Mendeskripsikan tanggapan guru dan peserta didik terhadap modul kimia berbasis everyday life phenomena pada materi sistem koloid. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development dengan model 4-D. Terdiri dari empat tahap utama yaitu, define, design, develop, dan disseminate. Subjek dalam penelitian ini yaitu 3 orang guru kimia dan 22 orang peserta didik kelas XII MIPA 3 di SMA Negeri 12 Banda Aceh. Penelitian dilakukan secara online melalui google form karena kondisi dalam keadaan pandemi covid-19. Penilaian kelayakan modul yang diisi oleh validator dan guru memiliki kriteria sangat layak dengan persentase masing-masing sebesar 97% dan 90,3%. Hasil tanggapan guru dan peserta didik memperoleh kriteria sangat baik dengan persentase masing-masing sebesar 88% dan 85%. Hal ini menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan layak untuk digunakan sebagai bahan ajar dalam proses pembelajaran.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK